Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Warga Cihideung Pasang Badan, Tolak Pembongkaran Eks Gedung MAN 2 Pandeglang

Senin, 14 Desember 2020 | Desember 14, 2020 WIB Last Updated 2020-12-14T11:00:37Z
SwaraBanten
- F
orum Masyarakat Cihideung Peduli Pendidikan (FMCPP) pasang badan menolak rencana pembongkaran Gedung eks Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Pandeglang.

Forum menilai rencana pembongkaran itu adalah tindakan arogansi kekuasan menyimpang, secara etika mengusik rasa keadilan masyarakat Cihideung. Sehingga FMCPP berkirim surat ke pihak MAN 2 Pandeglang, Kemenag Kabupaten Pandeglang, dan Kanwil Provinsi Banten.

Hal ini diungkapkan dalam press release FMCPP yang diterima wartawan, Minggu (13/12/2020) malam.

Inilah kronologis yang ditulis dalam press release tersebut:

Berawal dari sebidang tanah wakaf dari H.Musthofa dengan luas 2020 M² di atas lahan tersebut sekitar tahun 1950 didirikanlah lembaga pendidikan madrasah dan PGA 4 tahun berupa bangunan sebanyak 6 lokal berikut petak /Asrama pasilitas guru2  pengajar / sket Denah terlampir THN 1967-1979 ditempati  untuk kegiatan  pendidikan PGAN 6 THN. Sekitar thn 1981-1983 dipinjam utk kegiatan sekolah MAN Vilial Serang yang kemudian THN 1983-2019 menjadi MAN 2 Pandeglang. 

Selama digunakan oleh MAN 2 Pandeglang, gedung yang lama direnovasi oleh MAN 2  dan dibangun 2 lokal ruang baru + Mushola dan ruang kantor dgn letak di objek tanah milik wakaf. Tahun 2019 MAN 2 Pandeglang pindah lokasi  ke tempat milik sendiri (MAN 2 Pandeglang).

Oleh karenanya,  masyarakat berupaya mengajukan permohonan hibah untuk kesinambungan kegiatan lembaga pendidikan dengan berkirim surat ke pihak MAN 2 Pandeglang dan Kemenag Kabupaten Pandeglang dan Kanwil Provinsi Banten. Namun, jawabannya adalah bangunan tersebut mau dibongkar dengan cara lelang. 

"Maka kami dari Forum Masyarakat Cihideung  Peduli Pendidikan bersikap, dan menolak terhadap rencana pembongkaran gedung Ex MAN dikarenakan di atas lahan itu sudah ada bangunan lama milik masyarakat yg dibangun secara gotong royong," ungkap Avhenk, panggilan sekretaris FMCPP.

Lebih lanjut, pengurus FMCPP menuding pihak MAN 2 Pandeglang menyalah gunakan kepercayaan masyarakat Cihideung yang sudah puluhan tahun menggunakan lahan dan fasilitas tanah wakaf tanpa sewa menyewa/ sharing profit untuk kegiatan mereka. Mereka  pergi tanpa permisi, dan yg lebih menyakitkan lagi mereka akan membongkar Gedung tersebut menjual dgn cara lelang.

"Saya sebagai sekretaris Forum dan sebagai anak cucu dan generasi penerus, pada intinya kami tetap menolak apapun bentuk upaya pembongkaran gedung yang sangat bersejarah bagi dunia pendidikan yang dibangun oleh para orang tua kami dahulu," tegas Avhenk.

Demikian kami sampaikan untuk menjadi perhatian bagi semua pihak terkait, papar Ketua FMCPP Tatang Tohani dan Sekretaris Muhamad Avhenk Fachrudin dalam press releasenya. (ARB)
×
Berita Terbaru Update