Berlangganan Artikel

Gelar Patroli Skala Besar, Polda Banten Bagikan 7500 Paket Sembako

Diposting oleh On Juli 23, 2021


SwaraBanten
- Melaksanakan instruksi Kapolri, Polda Banten dan Polres Jajaran, malam ini serentak laksanakan patroli skala besar sekaligus membagikan 7500 paket bantuan sosial (bansos) ke masyarakat terdampak PPKM Level 4, Jum'at (23/07/2021).

Pembagian bansos ini dipimpin langsung oleh Kapolda Banten Irjen Pol Dr. Rudy Heriyanto yang didampingi oleh Danrem 064/MY, Wakapolda Banten Brigjen Pol Drs. Ery Nursatari, PJU Polda Banten dan ratusan petugas gabungan yang terdiri dari personel gabungan Polda Banten, Sat Brimob Polda Banten, Korem 064/MY, Satpol PP provinsi Banten dan BPBD provinsi Banten.

"Tepat pukul 21.00 wib kami dari Polda Banten, dari Korem 064 Maulana Yusuf kemudian dari Pemda melaksanakan patroli skala besar, tetapi yang dilaksanakan pada malam hari ini bukan penindakan lagi, tapi hanya berupa kita sambangi terhadap warga warga yang terdampak Covid-19," ujar Kapolda

Kapolda juga menambahkan, pihaknya membawa sekitar 15.000 paket sembako yang harus dibagikan dalam waktu 2 hari.

"Mulai malam ini, separuh ada 7.500, besok kami laksanakan lagi 7500 sehingga totalnya 15.000 paket," imbuh Kapolda

Jenderal bintang dua ini mengungkapkan, patroli skala besar pembagian bansos tersebut dilakukan untuk memberikan rasa aman dan tenang kepada masyarakat di tengah Pandemi Covid-19 atau virus corona.

"Ini bukti bahwa negara hadir ditengah masyarakat. Bansos yang disalurkan Pemerintah melalui TNI-Polri ini bertujuan untuk membantu serta meringankan beban masyarakat di tengah pemberlakuan PPKM Level 4 saat ini," kata Kapolda

Kapolda berharap laju penyebaran covid-19 menurun, sehingga masyarakat bisa kembali beraktivitas. "Semoga semua yang kami lakukan ini menjadi ladang amal ibadah untuk kita semua," ucap kapolda.

Kapolda juga mengingatkan kepada masyarakat, jangan ragu ataupun sungkan melakukan komunikasi kepada aparat untuk meminta kembali bantuan sosial apabila akan habis maupun sudah habis untuk kebutuhan hidup sehari-hari.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Edy Sumardi menambahkan, Polda Banten dan Polres jajaran akan melakukan akselerasi atau percepatan penyaluran bantuan sosial dari Pemerintah. 

"Hal tersebut untuk meringankan beban masyarakat di tengah masa PPKM Level 4 di Jawa-Bali," kata Edy.

Edy juga menjelaskan, bahwa pelaksanaan pembagian bansos 7500 paket sembako dilakukan serentak oleh Polda Banten dan Polres jajaran. Untuk Kota Tangerang 1.500 paket, Serang kabupaten 1.000 paket, Serang kota 1.000 paket, Lebak 1.000 paket, Pandegelang  1.000 paket, Cilegon 1.000 paket dan Polda 1.000 paket. (hms/uc)

Kunjungi Pulo Panjang, Wakapolda Banten Salurkan Ratusan Paket Sembako

Diposting oleh On Juli 22, 2021


SwaraBanten
-  Wakapolda Banten Brigjen Pol Ery Nursatari kunjungi Pulo Panjang yang berada di Kecamatan Pulo Ampel Kabupaten Serang. Kamis, (22/07/2021).

Kedatangan Wakapolda Banten Brigjen Pol Ery Nursatari ke Pulo Panjang tersebut bertujuan untuk menyalurkan sebanyak 200 paket sembako kepada masyarakat yang terdampak pandemi covid-19.

Saat ditemui, Wakapolda Banten Brigjen Pol Ery Nursatari mengatakan, "Hari ini kami baru saja membagikan sebanyak 200 paket sembako kepada masyarakat yang terdampak akibat pandemi covid-19 yang berada di Desa Pulo Panjang ini," kata Ery Nursatari saat di dampingi Dirpolairud Polda Banten Kombes Pol Rustam Mansur bersama Dirresnarkoba Polda Banten Kombes Pol Martri Sonny dan Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Edy Sumardi.

"Nanti kalo kurang paket sembako nya bisa di informasikan lagi melalui Kapolsek ya pak. Biar kami akan berkunjung lagi kesini untuk memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat," ujar Ery Nursatari kepada Kepala Desa Pulo Ampel.

Terakhir, Ery Nursatari berpesan kepada seluruh masyarakat yang berada di Pulo Panjang agar mempertahankan wilayahnya agar tidak terpapar covid-19.

"Pesan saya kepada masyarakat Pulo Panjang tolong betul-betul mempertahankan apa yang sudah anda raih selama ini, dan kita jangan pernah lengah sedikit pun. Pertahankan, karena ini adalah bagian dari pada indikator dari pemerintah Provinsi Banten agar Provinsi kita tetap baik dalam hal menjaga zona, yang tadinya merah menjadi orange, yang orange menjadi kuning dan kuning menjadi hijau," tutup Ery Nursatari.

Sementara itu, salah satu masyarakat Pulo Panjang Ibu Handana mengucapkan terimakasih kepada Polda Banten.

"Saya mengucapkan banyak terimakasih kepada bapak Polisi atas bantuan yang diberikan, dimana paket sembako ini sangat bermanfaat buat saya sekeluarga," ujar Handana yang berprofesi sebagai petani di Desa Pulo Panjang.

Di lokasi yang sama, Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Edy Sumardi juga mengajak kepada seluruh masyarakat yang berada di Desa Pulo Panjang agar selalu mematuhi protokol kesehatan.

"Walaupun Pulo Panjang ini merupakan daerah yang lumayan jauh dari Ibu Kota Provinsi Banten, namun tetap kita harus memperhatikan protokol kesehatan. Karena kita tidak boleh lengah, selalu memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas," ujar Edy Sumardi. (*/uc)

Kapolda Banten Ajak Masyarakat Disiplin Laksanakan Protokol Kesehatan

Diposting oleh On Juli 22, 2021


SwaraBanten-
 Kepolisian Daerah (Polda) Banten menggelar Zoom Meeting arahan kapolda banten terkait antisipasi lonjakan kasus covid-19 pasca hari raya idul adha 1442 H yang dilaksanakan di ruang vicon Mapolda Banten, Kamis (22/07/2021)

Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Kapolda Banten Irjen Pol Dr. Rudy Heriyanto Adi Nugroho S.H.,M.H.,M.B.A yang Di Dampingi Oleh Irwasda Kombes Pol Ady Soeseno, S.I.K.,M.H dan diikuti oleh Para Pejabat Utama Polda Banten dan Kapolres/ta Jajaran melalui virtual

Kapolda Banten Irjen Pol Dr. Rudy Heriyanto Adi Nugroho S.H.,M.H.,M.B.A mengatakan kegiatan ini dilakukan untuk mengetahui perkembangan penanganan Covid-19 di wilayah hukum masing-masing Polres jajaran Polda Banten.

"Kami melakukan kordinasi dengan Polres jajaran Mengenai situasi Penanganan Covid-19 yang terjadi di Wilayah Polda Banten dan antisipasi lonjakan kasus covid-19 pasca hari raya idul adha 1442 H," kata Rudy Heriyanto

Lebih lanjut Rudy Heriyanto memberikan penekanan kepada para Kapolres jajaran, untuk lebih kerja keras dalam mendisiplinkan Protokol kesehatan kepada masyarakat.

"Antisipasi melonjaknya kasus positif Covid-19 setelah hari raya idul adha kemarin, selalu sinergi dengan TNI, instansi terkait dalam mencegah penyebaran covid-19, karena ini merupakan tugas bersama, serta terus menekan kesadaran masyarakat untuk terus menerapkan protokol kesehatan,"ujar Rudy Heriyanto.

Rudy Heriyanto menyampaikan Untuk Penanganan Covid-19 harus mempercepat vaksinasi kepada masyarakat, jika kekurangan tenaga vaksinator segera tambah tenaga serta latih tenaga medis muda menjadi tenaga vaksinator

"Vaksinasi ini bertujuan untuk mendukung program pemerintah dalam memutus mata rantai penyebaran covid-19 di Indonesia, serta untuk meningkatkan kekebalan kelompok (herd Immunity)," ujar Rudy Heriyanto.

Terakhir Rudy Heriyanto menyampaikan Terimakasih atas semangat dan dedikasinya dalam penanganan Covid-19 di Provinsi Banten

"Terimakasih untuk semangat dalam menjalankan tugas  kepada para PJU Polda Banten dan Kapolres/Ta Jajaran untuk bekerjasama dalam memutus covid-19, ayo segera berupaya untuk mengurangi dan memutus penyebaran Covid-19,"ujar Rudy Heriyanto

Sementara itu, Kabidhumas Polda Banten Kombes Pol Edy Sumardi mengimbau masyarakat Banten untuk selalu patuh dan disiplin protokol kesehatan Covid-19.

“Kami dari Polda Banten tidak pernah bosan menghimbau untuk mencegah Penyebaran Covid-19 Mari kita bersama-sama untuk selalu disiplin Protokol Kesehatan sesuai dengan 6 M, yaitu Memakai Masker, Mencuci Tangan, Menjaga Jarak, Menjauhi Kerumunan, Membatasi Mobilitas, dan Menghindari Makan Bersama," ujar Edy Sumardi. (*/uc)

Panglima TNI dan Kapolri Sosialisasi Vaksin Keliling dan Serahkan Langsung Bansos ke Warga Jakarta

Diposting oleh On Juli 22, 2021


SwaraBanten - 
Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit terjun langsung ke permukiman atau Slum Area, untuk menyerahkan bantuan sosial (bansos) PPKM Level 4 ke warga DKI Jakarta, Kamis (22/7/2021). Kunjungan pertama dilakukan ke kawasan Sawah Besar, Jakarta Pusat.

Dalam kesempatan tersebut mereka berdua menyerahkan langsung bantuan sosial dari Pemerintah Indonesia, kepada masyarakat yang ekonominya terdampak akibat Pandemi Covid-19. Mereka berdua juga melakukan interaksi dengan masyarakat yang menerima bantuan tersebut.

"Semoga membantu, ini untuk membantu kebutuhan sehari-sehari," kata Sigit memulai interaksinya dengan salah satu warga.

Sigit menjelaskan, bantuan sosial tersebut berasal dari Pemerintah Indonesia yang disalurkan melalui TNI-Polri. Hal ini merupakan wujud kehadiran Negara di tengah masyarakat. Sekaligus, bentuk tanggung jawab Pemerintah kepada masyarakat yang terdampak Pandemi Covid-19.

"Penyaluran bantuan sosial ini merupakan komitmen Pemerintah terhadap kebijakan yang diambil sekaligus sebagai wujud kehadiran negara ditengah-tengah masyarakat," kata Sigit

Saat membagikan bansos tersebut, eks Kapolda Banten ini juga menyosialisasikan kepada masyarakat yang sudah di vaksin untuk tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan (prokes).

"Sudah di vaksin ya. Tetap pakai masker ya. Kalau ada saudaranya yang butuh masker, kasih. Terima kasih ya," ujar Sigit kepada warga penerima bansos

"Terima kasih banyak ya pak, sangat membantu," jawab salah seorang warga.

Senada, Panglima TNI juga mengingatkan kepada masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan sehari-hari, meskipun sudah dilakukan vaksin.

"Tetap pakai masker ya, ini ada sembako, jaga kesehatan ya," kata Panglima

Adapun warga yang menerima simbolis bansos tersebut diantaranya adalah, Ali Muskon (36) seorang driver ojek oline yang harus terhenti karena terdampak PPKM, Saiful Anwar (44) mantan karyawan hotel travel yang saat ini dirumahkan.

Lalu, Ending Samsudin (52) seorang pedagang kopi, Suwandi yang merupakan ojek online dan terhenti akibat PPKM. Dalam pemberian ini, para warga semuanya sudah dilakukan swab antigen dengan hasil non-reaktif, kemudian juga menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Usai memberikan bansos secara langsung, Panglima TNI dan Kapolri melanjutkan peninjauannya ke SDN Duri Pulo, Gambir, Jakarta Pusat. Mereka melihat secara langsung vaksinasi keliling TNI-Polri.

Program Jemput Bola
Vaksinasi keliling ini merupakan program jemput bola menggunakan mobil vaksin untuk menyambangi daerah maupun lokasi padat penduduk di wilayah Jakarta. Saat ini telah tersedia 62 unit mobil vaksin keliling. Target vaksinasi adalah 300 orang per hari dengan sasaran masyarakat umum dan remaja usia 12-18 tahun.

"Kami memiliki 62 unit mobil vaksinasi di DKI Jakarta untuk menjangkau daerah-daerah, sehingga lebih mudah diakses masyarakat," ucap mantan Kabareskrim Polri ini.

Di pemukiman padat penduduk Duri Pulo, Panglima TNI dan Kapolri juga menyerahkan bantuan sosial kepada masyarakat. Sigit memastikan seluruh warga yang terdampak, bakal mendapatkan bansos dari Pemerintah.

"Ini buat bantu ibu, dapat semua ya. Di dalamnya ada masker, vaksin sudah ya, tetap pakai maskernya untuk jaga kesehatan ya," kata Sigit kepada warga sembari membagikan bansos ke tiga anggota keluarga tersebut.

Tak hanya itu, Panglima TNI dan Kapolri serta Kepala BNPB mengunjungi Rusun Petamburan, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Mereka melakukan sosialisasi vaksinasi keliling dan menyerahkan bantuan sosial Pemerintah kepada masyarakat di permukiman padat penduduk.

Sigit menyampaikan sosialisasi program vaksinasi kepada masyarakat. Nantinya, untuk mengejar terciptanya Herd Immunity di wilayah Ibu Kota, vaksin keliling bakal dilakukan seiring dengan kegiatan vaksinasi yang sudah berjalan selama ini, misalnya vaksinasi massal dan gerai vaksin.

"Harapan kami bagaimana kami kejar Herd Immunity khususnya di Jakarta segera terbentuk," kata Sigit di Petamburan.

Sementara itu, Sigit menegaskan kepada masyarakat yang aktivitas perekonomiannya terganggu akibat kebijakan PPKM ini, nantinya akan terus diberikan bantuan sosial oleh Pemerintah melalui TNI-Polri.

Sigit mengimbau kepada masyarakat untuk tetap tenang dan jangan ragu menyampaikan kepada Babinsa dan Bhabinkamtibas apabila stok bantuan sosialnya habis. Nantinya, pihak TNI dan Polri akan kembali mengirimkan paket bantuan untuk meringankan beban masyarakat yang terdampak.

"Harapan kami ini bisa membantu, dari Pemerintah yang tentunya dari Pemerintah kami harapkan bisa meringankan beban dari masyarakat yang terdampak. Dan tak usah khawatir Pemerintah pasti perhatikan masyarakat," tutur Sigit.

Untuk diketahui, tercatat saat masa PPKM Darurat dan PPKM Level 4, Polri telah menyalurkan 600.294 paket sembako dan 3.181.000 Kg atau 3.181 ton beras. (*/uc)

Tinjau Serbuan Vaksinasi, Wakapolda Banten Ajak Untuk Selalu Pakai Masker

Diposting oleh On Juli 22, 2021


SwaraBanten
- Wakapolda Banten Brigjen Pol Drs. Ery Nursatari Gelorakan Ayo Pake Masker kepada masyarakat pesisir.

Hal itu disampaikan Wakapolda Banten saat meninjau langsung program serbuan vaksinasi kepada masyarakat pesisir di Pulau Panjang, Kamis (22/07/2021).

"Ayo selalu pakai masker ya. Dengan menggunakan masker, akan terlindungi dari penularan Covid-19. Maskermu melindungi aku dan maskerku melindungi kamu,” kata Ery Nursatari.

Ery Nursatari menyampaikan, bahwa gelorakan pakai masker atau Kampanye penggunaan masker secara masif dilakukan untuk mendorong kepatuhan masyarakat dalam memakai masker.

Terakhir Ery Nursatari mengajak masyarakat untuk senantiasa mematuhi protokol kesehatan Covid-19. Dimulai dengan meningkatkan kedisiplinan dalam menggunakan masker, sebagai kunci awal pencegahan penularan Covid-19.

“Untuk mencegah penyebaran Covid-19, mari kita bersama-sama untuk selalu disiplin Protokol Kesehatan sesuai dengan 6 M, yaitu Memakai Masker, Mencuci Tangan, Menjaga Jarak, Menjauhi Kerumunan, Membatasi Mobilitas, dan Menghindari Makan Bersama," tutup Ery Nursatari. (*/uc)

Patroli Skala Besar, Polres Serang Kota Berikan Paket Sembako

Diposting oleh On Juli 22, 2021


SwaraBanten
-
Penerapan PPKM Level 4, Petugas gabungan Polres Serang Kota Polda Banten bersama Kodim 0602/Serang dan pemerintah Kota Serang gelar Patroli Skala besar di daerah hukumnya. Rabu (21/7/2021) malam.

Dimomen tersebut, petugas memberikan paket sembako kepada pedagang kecil, pedagang kakilima dan tukang becak yang terdampak covid-19.

Petugas menyisir tempat-tempat yang dijadikan ajang berkumpul. Hasilnya masih ditemukan cafe yang masih buka. Petugas membubarkan para pemuda yang berkerumun di salahsatu cafe. Dibubarkannya kerumunan itu sebagai upaya mencegah penyebaran COVID-19.

Kapolres Serang Kota AKBP Yunus Hadith Pranoto, SIK., M.Si., melalui Kasi Humas Polres Serang Kota AKP Suharto, Kamis (22/7/2021) dinihari mengatakan, pelaksanaan patroli penertiban protokol kesehatan (Prokes) dalam upaya menjalankan kebijakan saat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4 dari pemerintah pusat dalam penanganan pandemi COVID-19.

Ia menjelaskan kerumunan yang dibubarkan merupakan pelanggar protokol kesehatan, seperti berkerumun dengan tidak menjaga jarak, tidak memakai masker dan melanggar jam operasional yang telah ditentukan.

“Pada pelaksanaan itu kami melakukan pembubaran kerumunan yang sudah melanggar protokol kesehatan. Kemudian kami juga memberikan teguran secara persuasif,” katanya.

Ia mengimbau kepada masyarakat agar terus disiplin menerapkan protokol kesehatan karena pada situasi pandemi saat ini masih rentan terjadinya penularan.

“Saya menghimbau kepada masyarakat tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan dengan 5M, yakni, memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas," ujar AKP Suharto.

Kemudian, petugas yang melihat adanya masyarakat berkerumun di tempat tersebut meminta untuk membubarkan diri. (TP/uc)