Notification

×

Iklan

Menilik Survei Akhir Tahun Penguatan Karakter Siswa di SMK Negeri 2 Cihara

Rabu, 19 November 2025 | November 19, 2025 WIB Last Updated 2025-11-18T23:49:45Z

Antusias siswa saat mengikuti pelaksanaan survei akhir tahun penguatan karakter. (Dok SB)

SWARABANTEN -
Saat ini, kepala satuan pendidikan, siswa-siswi atau orang tua murid di Indonesia tengah melaksanakan pengisian survei akhir tahun penguatan karakter melalui portal yang dibagikan oleh operator sekolah masing-masing tempat mereka belajar.


Kegiatan ini merupakan salah satu program dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen). 


Kegiatan survei akhir tahun penguatan karakter ini telah berlangsung dari tanggal 10 hingga 28 November 2025.


Lalu pertanyaannya adalah, pentingkah survei akhir tahun penguatan karakter bagi siswa?


Ya, survei penguatan karakter akhir tahun sangat penting karena memiliki tujuan untuk mengukur perkembangan karakter siswa atau murid, mengevaluasi implementasi pendidikan karakter, dan memberikan umpan balik untuk perbaikan program di satuan pendidikan.


Nantinya, hasil suvei ini akan digunakan untuk memahami kondisi ekosistem satuan pendidikan, tingkat toleransi, kebahagiaan murid, serta pencegahan perundungan alias bullying.


Secara umum, sasaran survei akhir tahun penguatan karakter ini ditujukan bagi seluruh satuan pendidikan formal, mulai dari jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD)/TK, Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), Sekolah Menegah Atas (SMA), Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), hingga Sekolah Luar Biasa (SLB).


Lalu, apa peran satuan pendidikan untuk survei akhir tahun penguatan karakter?


Tentu, satuan pendidikan memiliki peranan penting untuk menyukseskan survei akhir tahun penguatan karakter ini, antara lain: menyiapkan responden murid atau orang tua murid yang tercantum pada portal evaluasi karakter, menyiapkan ruang kelas atau laboratorium dengan perangkat komputer, laptop atau gawai yang terhubung ke dalam jaringan internet.


Selanjutnya, menyiapkan timbangan berat badan dan alat ukur tinggi badan. Kemudian, memandu responden murid atau orang tua murid dalam pengisian instrumen hingga berhasil.


Adapun kepala satuan pendidikan yaitu mengisi instrumen khusus untuk kepala satuan pendidikan yang didampingi oleh Wakil Kepala Sekolah (Wakasek) bidang kurikulum dan guru BK.


Adapun tugas operator sekolah atau satuan pendidikan, adalah mengetahui daftar responden dan kode unik responden kepala satuan pendidikan, dan responden murid atau orang tua murid.


Begitu juga dengan pemandu survei akhir tahun penguatan karakter bahwa harus memastikan responden mendapatkan kode unik dan menyelesaikan pengisian survei dengan baik dan benar.


Pun demikian, para responden murid atau orang tua murid juga ditekankan agar memasukan kode unik dengan benar pada portal evaluasi karakter dan mengisi survei sesuai dengan nama masing-masing hingga selesai.


Melihat antusias responden murid di satuan pendidikan SMK Negeri 2 Cihara Kabupaten Lebak, Banten, dalam pelaksanaan survei akhir tahun penguatan karakter.


Hasil pantauan di lapangan, puluhan siswa atau murid di satuan pendidikan SMK Negeri 2 Cihara terlihat penuh dengan semangat dan sangat antusias dalam mengisi survei akhir tahun penguatan karakter portal yang telah disediakan oleh Kemendikdasmen dan dibagikan melalui operator satuan pendidikan.


“Saya merasa senang bisa ikut survei penguatan karakter ini. Yang ditanyakan itu tentang kebiasaan kita sehar-hari, mulai dari bangun tidur, beribdah, belajar, beolahrga dan masih banyak lagi,” ungkap Ahmad Samsul Ma’rup, siswa kelas X SMK Negeri 2 Cihara pada Senin, 17 November 2025.


Sebelumnya, pemandu pengsisian survei penguatan karakter satuan pendidikan SMK Negeri 2 Cihara, Ujang Rahmat mengatakan, para responden murid diharapkan dalam mengisi portal survei akhir tahun penguatan karakter ini dengan sungguh-sungguh, teliti dan memberikan jawaban yang tepat sesuai dengan konteks pertanyaan.


“Sebelum mengisi dan memberikan jawaban pada survei akhir tahun penguatan karakter ini, semua siswa agar membaca dan memahami dulu isi pertanyaannya. Saya berharap semua siswa dapat mengikuti dengan serius dan fokus,” katanya saat memberikan arahan.


Berdasarkan informasi yang dihimpun, bahwa survei akhir tahun penguatan karakter ini terdapat sekitar 80 pertanyaan, terdiri dari tujuh kebiasaan anak Indonesia hebat, peretemuan pagi ceria, ekskul, kebugaran tubuh, capaian belajar, budaya belajar aman, nyaman dan gembira, serta inklusivitas dan kebinekaan.*MC*