Bupati Serang Dinilai Lamban, Warga Mancak Gotong Royong Tutup Jalan Berlobang

Posted by On Agustus 27, 2020

Swarabanten.com - Aksi menutup jalan desa yang dilakukan warga Kecamatan Mancak beberapa bulan lalu, nampak tak membuat pengambil kebijakan di Kabupaten Serang bergeming. Saat itu, warga menuntut Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang, agar segera melaksanakan perbaikan jalan yang mengubungkan tiga desa, karena mengancam keselamatan pengguna jalan.

Kesal aksinya hingga kini tak ditanggapi, akhirnya warga kembali melakukan aksi, namun tidak menutup jalan. Warga dua desa di Kecamatan Mancak itu, melakukan aksi megurug jalan yang berlobang, untuk memberikan kenyamanan kepada para pengguna jalan, utamanya kendaraan roda dua.

"Sebetulnya, warga dulu pernah aksi namun hingga kini tak ditanggapi. Makanya mereka kembali melakukan aksi dengan mengurug jalanan berlobang," ujar Sevtian, pegiat kepemudaan di Kecamatan Mancak.

Dikatakan Sevtian, seharusnya Pemkab Serang bergerak cepat, karena ruas jalan milik Pemkab tersebut menghubungkan tiga desa di Kecamatan Mancak. Rusaknya ruas jalan tersebut, sedikitnya berpengaruh pada keselamatan pengguna dan jalan, dan berimbas juga pada moda ekonomi warga.

Hal senada diungkapkan warga setempat, Mohammad Hasbi. Ia menuturkan, waga sudah lelah berteriak tapi hingga kini tak kunjung Pemerintah Kab Serang memperbaikinya.

"Hari ini kami gotong royong mengurug lobang jalan dengan tanah. Lumayan sedikit bisa mengurangi potensi kecelakaan," ujarnya, Rabu(26/08/2020).

Hasbi juga menuturkan, di ruas jalan yang berlobang tersebut, seringkali terjadi kecelakaan, terutama pengendara sepeda motor. "Apalagi kalau malam, tidak terlihat lubangnya," imbuhnya

Menambahkan pernyataan Hasbi, Ketua RT Gunung Asem Desa Mancak Mahmudin, membenarkan bahwa warganya sering mengeluhkan kerusakan jalan.

"Biasanya gak separah ini jalan rusak. Tapi kali ini sudah 4 tahun kurang lebih jalan ini tidak diperbaiki hingga rusak parah. banyak lobang-lobang besar, bahkan tembok penahan tanahnya juga sudah longsor. Hingga kini tak diperbaiki," kata Mahmudin.

Ditambahkan Mahmudin, jalan tersebut urat nadi masyarakat Mancak, karena dilalui trayek angkutan umum ke Cilegon.

Mahmudin juga sangat menyayangan tidak tanggapnya Bupati Serang dengan aksi warga beberapa bulan lalu. "Warga sudah pernah aksi menutup jalan. Gak mungkin Bupati Serang tidak tahu aksi warga disini," kata Mahmudin. (an)

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »