Soal Hibah Ponpes, WH Minta Jangan Diskreditkan Kiai

Posted by On Mei 25, 2021


SwaraBanten
- Ditengah bergulirnya kasus korupsi dana hibah untuk Pondok Pesantren. Gubernur Banten Wahidin Halim (WH) menegaskan agar dalam persolan kasus ini, tidak boleh ada yang mendiskreditkan para kiai. Sebab, yang korupsi bukanlah kiai, melainkan oknum yang menajdi calo dalam program Banponpes.

"Jangan sebut kiayi koruptor, kiyai tidak ada yang koruptor. Toh sejak dulu juga tidak kita bantu mereka tetap berjalan. Mereka berdiri sendiri. Mengayomi masyarakat. Jangan main stigmatisasi," tegas WH saat konferensi pers di Rumah Dinas Gubernur Banten, di Kota Serang, Senin (24/05/2021).

WH mengaku prihatin atas terjadinya korupsi dalam program Banponpes ini. Karena bagaimanapun anggaran program tersebut, sedianya dikucurkan untuk memakmurkan Pondok Pesantren. Bukan untuk kepentingan apapun, apalagi jika ada yang mengait-ngaitkan ada kepentingan politik.

"Sudah lebih dulu saya tahu Pilgub akan digelar 2024, jadi terlalu jauh lah kalau mengaitkan ke politik," katanya.

Namun kata WH, malah dibumbui oknum tak bertanggung jawab. Lebih lanjut kata WH, dirinya mengaku sudah mengendus adanya permainan calo dalam program tersebut.

"Calo-calo itu yang main, suatu saat akan saya bongkar, saya pastikan kiai tidak ada yang korupsi. Mereka (kiai-red) itu berjuang di tengah masyarakat. Pelaku-pelaku korupsi itu bukan kiai," ungkap WH.

Atas kejadian ini mantan Walikota Tangerang itu menegaskan, pada program hibah Ponpes 2021, pihaknya akan lebih berhati-hati, sebab khawatir di tataran bawah ada yang 'bermain' lagi.

"Belajar dari kondisi ini ada yang harus dievaluasi, langkah-langkah faktual dan administrasi, seperti yang sudah saya tekankan dulu. Kita lagi selektif lagi, jangan sampai dibawah ada yang memanfaatkan. Saya tidak ingin kejadian ini terulang lagi," paparnya. (uc)

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »