Penulis: Fitria Khoirunnisa
Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, UNIBA
Seorang guru tidak hanya mahir dalam ilmu pengetahuan, tetapi juga harus mencerminkan sikap dan perilaku yang positif serta bertanggung jawab secara moral dalam setiap aktivitas mengajar.
Etika pengajar saat mengajar adalah elemen krusial yang dapat memperbaiki kualitas pendidikan di Indonesia.
Etika dalam pengajaran mencakup perilaku guru, sikap yang ditampilkan, serta tanggung jawabnya dalam menjalankan fungsinya sebagai pendidik.
Guru diharapkan dapat bersikap adil kepada semua siswa, tanpa membedakan latar belakang sosial, ekonomi, budaya, atau kemampuan akademik yang mereka miliki.
Sikap saling menghormati antara pengajar dan murid merupakan dasar dari suasana pembelajaran yang nyaman dan positif.
Pelanggaran etika dalam pembelajaran dapat berdampak buruk pada perkembangan psikologis siswa. Contohnya, pemakaian bahasa kasar, perilaku otoriter, atau perlakuan yang tidak adil dapat mengurangi semangat belajar siswa dan merusak hubungan antara siswa dan guru.
Guru tidak hanya berfungsi untuk menyampaikan materi, tetapi juga untuk membentuk karakter serta nilai-nilai moral para siswa. Selain itu, penerapan kode etik guru sangat penting sebagai acuan untuk menjaga kehormatan profesi pendidik.
Kode etik ini mengatur cara berkomunikasi guru dengan siswa, rekan sejawat, orang tua, serta masyarakat.
Dengan mematuhi kode etik, para pengajar dapat membuat keputusan yang benar dan bertanggung jawab dalam berbagai keadaan di sekolah. Pemerintah dan institusi pendidikan terus berusaha memperkuat pemahaman tentang etika profesi melalui pelatihan, diskusi, serta program pembinaan yang berkelanjutan.
Tujuan dari usaha ini agar para pendidik dapat menyesuaikan diri dengan kemajuan zaman, termasuk pemanfaatan teknologi dalam proses belajar, namun tetap mengedepankan nilai-nilai etis dalam interaksi dengan siswa.
Sebaliknya, fungsi sekolah dianggap krusial dalam membangun budaya etika di suasana pembelajaran. Kepala sekolah diharapkan mampu menjadi panutan dan memastikan setiap guru mematuhi peraturan serta norma yang ada.
Keterlibatan guru, sekolah, orang tua, dan masyarakat adalah faktor kunci dalam menerapkan nilai-nilai etika di bidang pendidikan.
Dengan mengedepankan etika dalam pengajaran, para guru tidak hanya berkontribusi pada peningkatan hasil belajar siswa, tetapi juga membentuk generasi yang berkarakter baik, berakhlak terpuji, dan siap menghadapi tantangan di masa mendatang.
Etika yang dimiliki oleh guru dalam mengajar harus tetap diperhatikan bersama agar tercipta pendidikan yang berkualitas dan adil.*
