Notification

×

Iklan

KUA Malingping Intensif Laksanakan Bimbingan Remaja Usia Sekolah

Rabu, 07 Oktober 2026 | 10/07/2026 11:37:00 AM WIB Last Updated 2026-10-07T04:37:37Z


SWARABANTEN
- Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Malingping terus mengintensifkan kegiatan Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS) sebagai upaya memberikan pembinaan dan edukasi kepada para remaja di wilayah Kecamatan Malingping.


BRUS merupakan program pembinaan dan edukasi dari Kementerian Agama melalui KUA yang dirancang untuk membekali remaja usia 12 hingga 19 tahun dengan pemahaman keagamaan, akhlak mulia, serta kesiapan mental dan fisik dalam merencanakan masa depan.


Kepala KUA Kecamatan Malingping, Sutisna, mengatakan kegiatan BRUS telah berjalan dengan lancar dan dilaksanakan melalui sinergi dengan berbagai sekolah di wilayah Kecamatan Malingping, mulai dari tingkat SMP/MTs, SMA/MA, SMK hingga Sekolah Khusus (SKh).


Menurut Sutisna, materi yang diberikan dalam kegiatan tersebut disesuaikan dengan kondisi dan persoalan yang dihadapi remaja saat ini.


“Alhamdulillah, tim penyuluh dapat menyampaikan materi sesuai dengan kebutuhan remaja saat ini, terutama dalam menangkal berbagai kemungkinan dampak negatif yang dapat membahayakan anak-anak sekolah,” kata Sutisna.


Ia menjelaskan, sejumlah materi yang disampaikan antara lain mengenai bahaya narkoba, tawuran, kenakalan remaja, kecanduan game, penggunaan media sosial, pergaulan bebas, serta berbagai dampak yang dapat ditimbulkan.


“Salah satu contohnya adalah terlalu sering bermain game melalui telepon seluler. Hal tersebut dapat menyebabkan kecanduan sehingga anak menjadi malas belajar. Secara psikologis, kondisi ini juga dapat memengaruhi perilaku anak, termasuk berpotensi menimbulkan konflik dengan orang tua maupun guru,” ujarnya.


Sutisna menambahkan, program BRUS akan terus dilaksanakan secara rutin, yakni satu kali dalam sebulan di setiap sekolah. Materi yang diberikan pun akan dibuat secara bergantian agar pembinaan yang diterima para siswa semakin beragam.


“Jadi, kami memiliki enam penyuluh untuk melakukan bimbingan. Materi yang disampaikan akan berbeda dari masing-masing penyuluh sesuai dengan jadwal yang telah dibuat,” pungkasnya.