SWARABANTEN - Badan Gizi Nasional (BGN) kembali mengaktifkan operasional tujuh dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Kecamatan Malingping yang sebelumnya sempat berhenti beroperasi selama dua hari akibat keterlambatan penyampaian Laporan Penggunaan Dana Harian (LPDH).
Pengaktifan kembali tersebut tertuang dalam surat keputusan bernomor 5438/D.TWS/11/2026 yang ditandatangani secara elektronik oleh Deputi Bidang Pemantauan dan Pengawasan BGN.
Dalam surat tersebut, status pemberhentian operasional sementara terhadap tujuh dapur MBG resmi dicabut sehingga seluruh dapur dinyatakan dapat beroperasi kembali.
Dalam isi surat itu, pihak BGN menjelaskan bahwa Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) telah melengkapi dan mengunggah Laporan Penggunaan Dana Harian (LPDH) secara benar melalui portal Sistem Informasi Pemenuhan Gizi Nasional (SIPGN) yang disediakan BGN.
Aja Wiharja, salah seorang mitra Dapur Cilangkahan 2, membenarkan adanya surat pencabutan penghentian operasional tersebut. Dengan demikian, dapur MBG yang sebelumnya terkena penghentian sementara kini sudah diperbolehkan kembali menjalankan aktivitasnya.
"Alhamdulillah, suspend administrasi yang dikeluarkan BGN sudah dicabut untuk semua dapur yang ada di Malingping. Dipastikan seluruh dapur sudah beroperasi kembali terhitung mulai hari ini, Rabu (4/11/2026)," ungkap Aja.
Dengan dicabutnya status penghentian sementara tersebut, pelayanan program MBG di Kecamatan Malingping diharapkan kembali berjalan normal sehingga kebutuhan para penerima manfaat dapat terpenuhi.***
