Minim Pengawasan, Rehab SDN Caringin Desa Kemuning Disoal LSM BMW

Posted by On September 10, 2021


SwaraBanten.com
Rehabilitasi ruang kelas SDN Caringin Desa Kemuning Kecamatan Tunjung Teja Kabupaten Serang sebesar Rp 346. 928.937,49 yang disoal pegiat aktivis LSM Banten Movement Watch (BMW)

Muhani, pegiat  LSM BMW mengatakan, kegiatan rehab gedung tersebut minim pengawasan, baik dari pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Serang maupun konsultan pengawas. Dampaknya, kualitas pekerjaan kurang bagus.

"Pekerjaan rehab SDN Caringin terkesan asal-asalan. Hal ini terlihat dari hasil pekerjaan yang sebagian sudah dilaksanakan, namun pekerjaan tersebut diduga tidak mengacu kepada gambar kerja," kata Muhani.

Muhani membeberkan, hasil pantauan lapangan LSM BMW pada Kamis (09/09/21) terlihat kegiatan pemasangan pembesian balok lintel, tidak dipasang besi behel baru, melainkan masih menggunakan besi balok Intel yang lama.

"Pembesian balok lintel masih menggunakan yang lama, bukan yang baru. Balok lintel yang lama itu, hanya ditutup menggunakan plesteran dan acian saja, tidak di ganti dengan yang baru. Padahal dalam gambar jelas, pembesian balok lintel itu harus diganti menggunakan besi behel baru, bukan bekas," imbuhnya.

Dengan kejadian ini, sambung Muhani, jelas terlihat lemahnya pengawasan konsultan dan pengawas, sehingga menjadi penyebab kesalahan pekerjaan.

Muhani juga membeberkan, dalam PIP juga tidak dicantumkan konsultan pengawas. Seharusnya konsultan pengawas juga dicantumkan dalam PIP, supaya diketahui masyarakat dan pihak yang berkepentingan. Mengingat, kegiatan ini menggunakan anggaran negara.

"Bukan itu saja, bahan material seperti semen conch juga patut dipertanyakan. Apakah tidak ada lagi di Serang kualitas semen yang lebih bagus, sehingga menggunakan semen conch. Padahal semen merk lain juga, dengan kualitas lebih bagus juga banyak," tutup Muhani. (K-Cong)

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »