Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Kepengurusan MUI Kecamatan Malingping Masa Bakti 2024-2029 Gelar Mukerda Pertama

Sabtu, 25 Mei 2024 | Mei 25, 2024 WIB Last Updated 2024-05-25T06:58:09Z


SWARABANTEN
- Majelis ulama Indonesia (MUI) kecamatan Malingping menggelar musyawarah kerja daerah (Mukerda) pertama masa kepengurusan 2024-2029.


Mukerda kali ini, mengusung tema 'meneguhkan Peran MUI Malingping untuk penguatan umat bermartabat dalam spirit Islam wasathiyah, dilaksanakan  di gedung ponpes Darul Fikri, Bukit Taman Salam Malingping.


Ketua pelaksana Mukerda MUI , ustad Mushofa, SHi, MPd, mengatakan kegiatan ini merupakan representasi dari pembentukan kepengurusan baru dalam melaksanakan program kerja untuk 5 tahun kedepan.


"Ini perlu dituangkan dalam agenda yang terarah terutama dalam kaitannya dengan fungsi dan peranan MuI dalam pembinaan umat," kata Mushofa, Sabtu 25 Mei 2024.


"Sesuai dengan fungsi MUI, menjadi pembimbing, pembina, dan pengayom umat Islam, yang bersinergi  dalam menukung program kerja pemerintah guna memastikan keberlangsungan kerukunan dimasyarakat," imbuhnya.


Masih menurut Mushofa, MUI Malingping tengah berupaya semaksimal mungkin untuk terus melakukan melaksanakan dakwah Islam, Amar ma'ruf nahi Munkar dalam mengembangkan Akhlak Mulia.


"Sehingga, terwujud masyarakat yang berkualitas dalam berbagai aspek kehidupan," sambungnnya.


Harapannya, lanjut Mushofa, Kepengurusan MUI dikecamatan Malingping kedepannya, mamapu menjadi mediator dan fasilitator antar ulama dan umara atau sebaliknya, demi terciptanya kehidupan yang harmonis.


"Semoga dalam mukerda ini mampu mengaktulisasikan apa yang menjadi rumusan MUI, terutama dalam pembinaan umat Islam," tuturnya.


Sementara itu, wakil ketua MUI Kabupaten Lebak, Drs, KH. Ahmad Hudori, M.PdI, saat membuka rakerda pertama MUI kecamatan Malingping mengatakan, peranan MUI terutama dalam pembinaan umat sangat kompleks.


"Utamanya terhadap akidah dan akhlak, senantiasa menjaga ukhuwah islamiah, menjaga hubungan antar umat beragama," kata KH Ahmad.


Lanjutnya, saat ini MUI harus mampu menangkal berbagai kemungkinan sekte atau aliran yang dapat menyesatkan umat.


"Oleh karenya, hubungan yang baik harus tercipta antara MUI dan pemerintah, agar saling menguatkan dalan setiap program, dalam pengembangan kehidupan ke arah yang lebih baik," ujarnya.


Hadir dalam kegiatan tersebut, forkofincam Malingping, Sekretaris MUI Kabupaten Lebak, H. Asep Saefullah, M.Pd, kepala badan Kesbangpol kabupaten Lebak, H.sukanta, M.Pd, para ketua MUI desa, kepala desa sekecamatan Malingping, tokoh agama dan jajaran pengurus MUI kecamatan Malingping.(MaTin)