Notification

×

Iklan

Momen Halal Bihalal: Lurah Kosambi Lakukan Pembinaan Kapasitas Pengurus RT dan RW

Selasa, 31 Maret 2026 | Maret 31, 2026 WIB Last Updated 2026-03-31T02:35:03Z


SWARABANTEN -
Pasca libur lebaran aktivitas kembali bergeliat. Momen halal bihalal dimanfaatkan secara cerdas oleh Kepala Kelurahan Kosambi Barat Kabupaten Tangerang.


Lurah Kosambi Barat, melaksanakan kegiatan pembinaan peningkatan kapasitas pengurus rukun tetangga dan rukun warga di wilayahnya, termasuk para Kader PKK dan posyandu.


"Kami berharap kegiatan yang telah berjalan dapat tetap berlanjut dengan penuh kesadaran," ujar kepala kelurahan, Hj. Aal Laela Nuraliyah, SKM, S.IP, M, IP.


Pihaknya berkomitmen membangun sinergi dengan seluruh stakeholder dalam upaya mewujudkan keamanan, ketertiban, dan kesejahteraan sosial masyarakat.


"Alhamdulillah, para pengurus lingkungan kompak bahu membahu membangun daerahnya. Sehingga kegiatan atau program kerja kelurahan dapat terselenggara dengan baik," ungkap Aal.


Memasuki musim kemarau ia mengajak seluruh komponen masyarakat untuk sadar menjaga kebersihan lingkungan sehingga dapat mengurangi resiko bencana.


"Kosambi Barat termasuk wilayah yang rawan banjir. Penyebabnya bukan hanya intensitas atau curah hujan tinggi, tapi banjir rob juga," ungkap Aal.


Kegiatan yang dilaksanakan senin (30/3) di aula kelurhan itu, menghadirkan narasumber pemerhati lingkungan, Rudiat.


"Semua program dapat terealisasi diawali dengan komunikasi yang sinergis antar pemangku kebijakan," ujarnya.


Menurut Rudiat, selain komunikasi para pengurus wilayah diharapkan mampu beradaptasi dengan perkembangan yang terjadi.


"Sudah semestinya pengurus RT dan RW mengikuti perkembangan sehingga mampu mendeteksi hal-hal yang tidak diharapkan," tegasnya.


Terkait rencana kepala kelurahan membentuk bank sampah menurut Rudiat, merupakan langkah positif.


Selain mampu mengurangi sampah, juga menjadi media mengurangi angka pengangguran.


"Memilah sampah pastinya butuh tenaga kerja, dan itu bisa dengan pemberdayaan warga setempat," imbuhnya


Pada kesempatan itu Rudiat mengajak seluruh jajaran kelurahan untuk terus berkarya dengan penuh dedikasi, enerjik, dan responsif.


Hingga pada akhirnya terwujud wilayah yang aman, tertib, dan sejahtera. Kesadaran kolektif telah tumbuh semua menjadi mudah.


"Mengatur tidak mesti dengan teriakan, cukup dengan memahami keinginan masyarakat," pungkasnya.(Yat's)*