Notification

×

Iklan

Anggaran Sarpras SDN Caringin Pasir Tunjung Teja Dipertanyakan, Kondisi Sekolah Memprihatinkan

Sabtu, 20 Juni 2026 | Juni 20, 2026 WIB Last Updated 2026-06-20T23:20:25Z


SWARABANTEN
– Kondisi bangunan Sekolah Dasar Negeri (SDN) Caringin Pasir, Desa Tunjung Teja, Kecamatan Tunjung Teja, Kabupaten Serang, Banten, menjadi sorotan.


Pasalnya, sejumlah fasilitas sekolah terlihat mengalami kerusakan cukup parah dan dinilai memprihatinkan.

Berdasarkan pantauan, kerusakan tampak pada kusen pintu yang sudah rapuh bahkan patah, kusen jendela yang mulai lapuk, tembok sekolah yang terkelupas, hingga plafon atau langit-langit atap yang bolong di beberapa bagian.

Menanggapi kondisi tersebut, Mulyadi, yang bertugas di bagian Tata Usaha (TU) SDN Caringin Pasir, saat dikonfirmasi media pada Jumat (19/06/2026), membenarkan kondisi bangunan sekolah yang saat ini kurang terawat.

Menurutnya, pihak sekolah telah merencanakan perbaikan sejumlah fasilitas yang rusak.

Bahkan, beberapa bahan material seperti pasir dan semen sudah dibeli untuk mendukung pelaksanaan pekerjaan tersebut.

"Untuk perbaikan memang sudah kami siapkan. Material seperti pasir dan semen sudah ada. Namun karena saat ini masih berlangsung pembagian rapor siswa, pekerjaan belum bisa dilaksanakan," kata Mulyadi.

"Kami menunggu masa libur sekolah agar proses perbaikan tidak mengganggu kegiatan belajar mengajar," Imbuhnya.

Ia juga kembali menyatakan, bahwa perbaikan akan mulai dilakukan setelah memasuki masa liburan sekolah.




Namun saat ditanya mengenai besaran anggaran sarana dan prasarana (sarpras) yang tersedia untuk perbaikan tersebut, Mulyadi enggan memberikan penjelasan lebih lanjut.

Ia hanya menyampaikan bahwa anggaran tersebut masih dalam tahap usulan.

"Anggarannya masih dalam usulan. Kalau usulan itu sudah masuk dan direalisasikan, baru nanti bisa kami jelaskan kepada rekan-rekan media," katanya.

Kondisi ini pun memunculkan pertanyaan terkait pengelolaan dan realisasi anggaran sarana dan prasarana sekolah, mengingat kerusakan yang terjadi sudah cukup lama dan membutuhkan penanganan segera demi kenyamanan serta keselamatan siswa dan tenaga pendidik. (Nurhasan)**