SWARABANTEN - Ribuan jamaah hadiri haul Akbar KH. Abdu Rauf, pendiri Yayasan pendidikan Nurul Hidayah (NH) Malingping dan haul 2 tahun Ketua Yayasan NH H Akhmad Taufik.
Haul digelar dihalaman gedung Yayasan NH, Kamis malam yang dimulai pukul 20.00 WIB, (18/6/2026).
Haul Akbar ini merupakan pengikat jalinan silaturahmi bukan hanya bagi para pengurus yayasan, terlebih lagi bagi para Alumni dari berbagai daerah yang berada di wilayah Lebak selatan.
Yayasan Nurul Hidayah yang berdiri tahun 1964 yang berkontribusi dibidang Pendidikan Keagamaan.
Perkembangannya terbilang dirasakan bagi masyarakat yang berada di salah satu wilayah selatan, terutama sebarannya mencangkup kecamatan Malingping, Cijaku, Wanasalam, Banjarsari, Cigemblong, Cihara dan Panggarangan.
Yayasan pendidikan Islam ini didirikan oleh seorang tokoh di Malingping, KH Abdu Rauf yang berasal dari Menes Pandeglang, yang selama hidupnya mendedikasikan untuk kemajuan pendidikan keagamaan.
Tidak heran hingga saat ini sudah berdiri banyak sekolah baik itu Madrasah ibtidaiyah, Tsanawiyah dan Aliyah.
Yayasan pendidikan Islam Nurul Hidayah perkembangannya cukup dirasakan masyarakat luas apalagi sudah berdirinya Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Nurul Hidayah dibawah naungan yayasan.
Hal ini tidak terlepas dari peranan para pendiri, dewan pembina, dewan pengawas serta seluruh Alumni dan tokoh-tokoh masyarakat di wilayah Lebak selatan yang mendukung hadirnya Yayasan ini.
Kepada SwaraBanten, Ketua Panitia Haul Akbar, Maman Suparman, mengatakan Haul Akbar ini bukan hanya mengenang wafatnya pendiri Yayasan Nurul Hidayah Malingping, KH Abdu Rauf, juga mengenang haul 2 tahun ketua yayasan Almarhum H. Akhmad Taufik.
"Alhamdulillah penyelenggaraan kegiatan ini berjalan lancar, aman dan tertib, diikuti para warga, alumni dari berbagai wilayah, para penyelenggara pendidikan mulai dari kepala sekola, guru dan santri menggelar doa bersama yang diisi dengan Tawasul dilanjutkan dengan istigosah," katanya.
Menurut Maman acara ini merupakan agenda rutinitas tahunan yang sudah ditetapkan pihak yayasan dimana tujuannya untuk mempererat tali silaturahmi bagi keluarga besar yayasan dan utamanya mendoakan bagi para pejuang dan pendiri yayasan NH yang sudah mendahului mengahadap ilahi.
"Semoga kedepannya eksitensi yayasan ini dapat dirasakan dan terus berkontribusi untuk kemajuan pendidikan" ujarnya. (Matin)

