SWARABANTEN - Universitas Bina Bangsa (UNIBA) secara resmi melepas 2.000 mahasiswa peserta Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Tahun 2026, pada Senin 13 Juli 2026.
Peserta KKM tersebut akan melaksanakan pengabdian di enam kabupaten/kota di Provinsi Banten, yakni Kabupaten Serang, Kota Serang, Kabupaten Pandeglang, Kabupaten Lebak, Kabupaten Tangerang, dan Kota Cilegon.
Kegiatan ini menjadi awal pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat sebagai implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, sekaligus wadah bagi mahasiswa untuk mengaplikasikan ilmu pengetahuan, mengembangkan kepedulian sosial, serta berkontribusi dalam pembangunan daerah.
Acara pelepasan dihadiri oleh Rektor Universitas Bina Bangsa, Prof. Dr. Bambang Dwi Suseno, S.E., M.M., Ketua Pelaksana Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) sekaligus Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM), Dr. Encep Saifulloh, S.H., M.M., jajaran pimpinan universitas, dosen pembimbing lapangan (DPL), panitia pelaksana, serta seluruh peserta KKM Tahun 2026.
Suasana kegiatan berlangsung khidmat, tertib, dan penuh semangat sebagai penanda dimulainya pengabdian mahasiswa di berbagai wilayah Provinsi Banten.
Rangkaian acara diawali dengan pembukaan oleh pembawa acara, pembacaan ayat suci Al-Qur'an dan doa, menyanyikan lagu Indonesia Raya serta Mars Universitas Bina Bangsa.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyampaian laporan Ketua Pelaksana KKM mengenai kesiapan pelaksanaan program, mulai dari proses pembekalan peserta, pembagian kelompok, hingga kesiapan lokasi pengabdian.
Pembekalan Peserta KKM
Dr. Encep Saifulloh, S.H., M.M. menyampaikan, bahwa seluruh peserta telah mengikuti pembekalan sebagai bekal sebelum diterjunkan ke lokasi KKM.
Menurutnya, pembekalan tersebut mencakup penguatan etika bermasyarakat, penyusunan program kerja, administrasi KKM, serta peningkatan kemampuan mahasiswa dalam mengidentifikasi potensi dan kebutuhan masyarakat.
"Sehingga program yang dilaksanakan dapat memberikan manfaat yang nyata dan berkelanjutan," kata Encep.
Lanjutnya, sebagai unit yang mengoordinasikan pelaksanaan KKM, Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Bina Bangsa terus berkomitmen mendorong terlaksananya kegiatan pengabdian yang berkualitas, relevan dengan kebutuhan masyarakat, serta mampu memberikan pengalaman belajar yang bermakna bagi mahasiswa.
KKM Bagian Penting Proses Pendidikan Tinggi
Sementara itu, Prof. Dr. Bambang Dwi Suseno, S.E., M.M. menegaskan bahwa Kuliah Kerja Mahasiswa merupakan bagian penting dari proses pendidikan tinggi, yang memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk menerapkan ilmu pengetahuan secara langsung di tengah masyarakat.
"KKM menjadi media pembelajaran yang mampu membentuk karakter, meningkatkan kemampuan berpikir kritis, memperkuat kerja sama, serta melatih mahasiswa agar mampu beradaptasi dengan berbagai dinamika sosial di lapangan," kata Bambang.
Rektor juga mengingatkan seluruh peserta agar senantiasa menjaga nama baik Universitas Bina Bangsa selama melaksanakan KKM.
Selain itu, mahasiswa diharapkan mampu menjunjung tinggi nilai-nilai disiplin, tanggung jawab, integritas, dan etika, serta membangun komunikasi yang baik dengan pemerintah daerah, pemerintah desa maupun kelurahan, tokoh masyarakat, dan seluruh lapisan masyarakat.
Lanjut Bambang, keberhasilan KKM tidak hanya diukur dari terlaksananya program kerja, tetapi juga dari kemampuan mahasiswa membangun kolaborasi serta menghadirkan manfaat yang dapat dirasakan oleh masyarakat.
Selama pelaksanaan KKM, para peserta akan menjalankan berbagai program kerja yang disusun berdasarkan hasil observasi dan identifikasi kebutuhan masyarakat di wilayah penempatan.
Program-program tersebut mencakup berbagai bidang, antara lain pemerintahan, pendidikan, kesehatan, pemberdayaan masyarakat, pelestarian lingkungan, penguatan ekonomi lokal, serta pemanfaatan teknologi informasi untuk mendukung peningkatan kualitas pelayanan publik.
Melalui interaksi secara langsung dengan masyarakat, mahasiswa diharapkan memperoleh pengalaman yang mampu mengembangkan kemampuan kepemimpinan, komunikasi, pemecahan masalah, dan kerja sama dalam tim.
"Pengalaman tersebut menjadi bekal penting bagi mahasiswa dalam menghadapi dunia kerja sekaligus memperkuat nilai-nilai kepedulian sosial sebagai bagian dari insan akademik," ujar Bambang.
Untuk diketahui, prosesi pelepasan peserta dilakukan secara simbolis sebagai tanda dimulainya pelaksanaan Kuliah Kerja Mahasiswa Tahun 2026.
Dengan semangat pengabdian dan kolaborasi, seluruh peserta siap menjadi representasi Universitas Bina Bangsa dalam memberikan kontribusi positif melalui berbagai program yang inovatif, solutif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Pelaksanaan Kuliah Kerja Mahasiswa Tahun 2026 kembali menegaskan komitmen Universitas Bina Bangsa dalam mencetak lulusan yang unggul secara akademik, berintegritas, dan memiliki kepedulian sosial yang tinggi.
Melalui sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan masyarakat, KKM diharapkan mampu menghasilkan program-program yang memberikan manfaat nyata sekaligus memperkuat peran mahasiswa sebagai agen perubahan dalam mendukung pembangunan daerah dan bangsa.**
