Usai Nonton Sepakbola Tersambar Petir, Tiga Orang Meninggal Dunia Puluhan Lain Terluka

Posted by On Agustus 17, 2020

SwaraBanten.com - Tiga orang meninggal dunia dan puluhan lainya terluka, saat berteduh di warung pinggir lapangan usai menonton pertandingan final sepak bola, dalam semarak HUT RI ke-75 tingkat desa dilapangan Lebak Gadog kampung Cikareo desa Girimukti kecamatan Cilograng, Senin (17/8/2020) sekitar pukul 16.00 wib.

Informasi yang dapat dihimpun saat ini dari relawan taruna bencana(Tagana) wilayah itu. Bandi Bohandi, kepada SwaraBanten.com, mengatakan saat ini sudah dipastikan 3 orang meninggal dunia dan sekitar 24 orang masih dalam perawatan. Namun pihaknya masih menunggu laporan dan pendataan dari pihak medis dan Muspika kecamatan Cilograng untuk data resminya.


"Hasil dilapangan, kejadian tersebut masyarakat yang usai menonton pertandingan sepakbola berteduh dipinggir warung, tak jauh dari lapangan dan cuaca saat itu gerimis. Tiba-tiba petir menghantam kWh milik warung dan saat itu pula kepanikan terjadi. Sebab banyak masyarakat yang berada di warung tersebut terkena sambaran. Akibatnya 3 orang meninggal dunia dan puluhan lainnya terluka," kata Bandi


Data sementara korban yang berhasil dihimpun yaitu:
  1. Irpan bin tata, 16 tahun, kp cikondang ds cikatomas kec cilograng kab lebak (korban MD)
  2. Subadri bin anum, 50 tahun, kp cikareo ds girimukti kec cilograng kab lebak (korban MD)
  3. Ajid, 17 tahun, kp Cijambe ds pasirbungur kec cilograng kab lebak (Korban MD)
  4. Suparman bin Suprihat, 17 tahun, kp cicariang ds girimukti kec cilograng kab lebak (luka ringan)
  5. Rohadi bin amat, 17 tahun, kp cicariang ds girimukti kec cilograng kab lebak (luka ringan)
  6. Sutarsih bin parta ( alm ), 50 tahun, kp cicariang ds girimukti kec cilograng kab lebak (luka ringan)
  7. Suryadi bin jumhana, 24 tahun, kp pasirhaur ds lebaktipar kec cilograng kab lebak (luka berat)
  8. Febriana bin Ade, 22 tahun, kp kondang ds cikatomas kec cilograng kab lebak (luka ringan)
  9. Erdi bin juarsa, 20 tahun, kp cikareo ds girimukti kec cilograng kab lebak (luka ringan)
  10. Ahen bin Odang, 22 tahun, kp cikareo ds girimukti kec cilograng kab lebak (luka ringan)
  11. Solihat bin Adia, 15 tahun, kp cicariang ds girimukti kec cilograng kab lebak (luka ringan)
  12. Mijar bin Urip ( Alm ), 15 tahun, kp cicariang ds girimukti kec cilograng kab lebak (luka ringan) 
  13. Andri bin Ujat, 23 tahun, kp cicariang ds girimukti kec cilograng kab lebak (luka ringan)
  14. Euis bin Suhedi, 34 tahun, kp cicariang ds girimukti kec cilograng kab lebak (luka ringan)
  15. Didin bin Odis, 20 tahun, Kp Panaruan ds pasirbungur kec cilograng kab lebak (luka berat)
  16. Irawati, 15 tahun, kp cipinang ds girimukti kec cilograng kab lebak (luka ringan)
  17. Siti patimah, 23 tahun, kp cinangka ds girimukti kec cilograng kab lebak (luka berat)
  18. Muna, 20 tahun, kp cinangka ds girimukti kec cilograng kab lebak (luka ringan)
  19. Daman, 27 tahun, kp cinangka ds girimukti kec cilograng kab lebak (luka ringan)
  20. Geira, 17 tahun, kp bayah 1 ds bayah barat kec bayah kab lebak (luka ringan)
  21. Abidin, 17 tahun, kp cikamunding ds cikamunding kec cilograng kab lebak (luka ringan)
  22. Mardi, 20 tahun, kp cinangka ds girimukti kec cilograng kab lebak (luka ringan dan dipulangkan)
  23. Agung, 16 tahun, kp cikareo ds girimukti kec cilograng kab lebak (luka ringan)
Sementara itu, seperti dilansir Bantenekspose.com, Kapolsek Cilograng IPTU Asep Dikdik Sodikin, belum bisa menyimpulkan, penyebab kejadian. Korban yang kini sedang ditangani Puskesmas Cilograng.

“Mohon ma’af ya, kami sedang melakukan pengecekan dan pendataan. Jadi sekali lagi mohon ma’af belum bisa memberikan keterangan pers resmi,” ungkap Asep. (mtn)

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »