SWARABANTEN - Pihak Satuan Pelayanan pemenuhan Gizi (SPPG) Aditya, yang didampingi langsung Person In Charge (PIC) atau mitra pengelola Dapur, Dadan Buldani, menjelaskan persoalan yang terjadi di dapur yang dikelolanya, atas adanya pembuangan air cucian ompreng drainase jalan raya.
"Kami tidak menampik akan hal ini, namun persoalan ini sedang kami atasi untuk diperbaiki karena ada masalah di filter pembuangan," kata Dadan, kepada SWARABANTEN, Jum'at (22/5/2026).
"Jadi perlu kami luruskan bukan tidak ada Ipal. Hanya disaluran filter itu ada masalah over kapasitas debet air," imbuhnya.
Menurut Dadan, pihaknya sudah semaksimal mungkin untuk menggunakan IPAL pabrikasi, dimana saluran filter terbagi beberapa tahapan saluran untuk memproses limbah tersebut.
"Setelah kami analisa dari setiap lubang filter air ada persoalan dihasil akhir pembuangan, ternyata kapasitas yang berlebihan dari bak penampung yang ada dengan kapasitas 1500 liter," katanya.
Dikatakan Dadan, pihaknya dalam waktu dekat ini akan menyempurnakan untuk penyimpanan saluran air, untuk menambah kapasitas agar air yang dihasilkan itu tidak berbau.
"Kita akan segera memperbaiki ini secepatnya, besok juga Insya Allah sudah kita maksimalkan termasuk grease trap tambahan sebelum air dibuang," pungkasnya. (Matin)
