SWARABANTEN - Upacara memperingati hari lahir Pancasila tahun 2026 di Kecamatan Malingping berjalan tertib , lancar dan penuh khidmat.
Upacara yang digelar di Alun-alun Malingping diikuti ratusan peserta pelajar tingkat SD/MI, SMP/MTs, SMA/SMK/ Aliyah dan perguruan tinggi.
Hadir pula para Kepala Desa , Korwil Pendidikan, Pertanian, UPTD SDA, UPTD Bapenda Wil selatan, UPT Puskesmas Malingping, Puskesmas Cipeundeuy, Danramil 0603 Malingping dan Kapolsek Malingping.
PLT camat Malingping, Iman Teguh Budiana, dalam membacakan sambutan Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila Republik Indonesia ,menyampaikan, momen 1 Juni sebagai hari lahir Pancasila merupakan momen refleksi untuk memastikan bahwa api Pancasila tetap menyala dalam jiwa setiap insan Indonesia.
"Adapun Tema yang diusung dalam Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 adalah “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”, sebuah pernyataan tegas bahwa nilainilai luhur Pancasila tidak hanya relevan untuk menjaga keutuhan bangsa Indonesia, namun Pancasila jawaban terciptanya perdamaian dunia yang abadi," katanya.
Dikatakan Budi, Pancasila adalah “bintang penuntun” yang telah membuktikan ketangguhannya. Di tengah dunia yang diwarnai ketidakpastian dan ancaman fragmentasi, Indonesia tetap berdiri kokoh sebagai contoh nyata bagaimana keberagaman yang terdiri atas lebih dari 17.000 (tujuh belas ribu) pulau dan ratusan etnik dapat disatukan dalam satu ikatan kebangsaan.
"Oleh karenanya sebagai generasi muda sebagai penjaga masa depan, untuk menjadikan Pancasila sebagai ideologi yang hidup (living ideology), Jangan biarkan nilai-nilai luhur ini hanya menjadi hiasan di dinding kantor atau teks di buku sejarah," ujarnya (Matin)
