Notification

×

Iklan

Mahasiswa KKM UNIBA Kelompok 41 Ajak Masyarakat Desa Tambiluk Tingkatkan Kesadaran tentang HIV, Kekerasan Seksual, dan Keamanan Digital

Senin, 27 Juli 2026 | 7/27/2026 05:51:00 PM WIB Last Updated 2026-07-27T11:02:43Z

 Desa Tambiluk, 25 Juli 2026 – Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Universitas Bina Bangsa (UNIBA) Kelompok 41 Desa Tambiluk sukses menyelenggarakan seminar bertema "Bersama Membangun Masa Depan: Edukasi Pencegahan HIV, Perlindungan Kekerasan Seksual, dan Transformasi Digital yang Aman" pada Sabtu (25/07/2026) di Kantor Desa Tambiluk, Kecamatan Petir, Kabupaten Serang.


Kegiatan ini merupakan salah satu program kerja utama KKM Kelompok 41 yang bertujuan meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai berbagai isu sosial yang semakin dekat dengan kehidupan sehari-hari. Materi yang disampaikan meliputi pentingnya pencegahan HIV, upaya perlindungan terhadap kekerasan seksual, serta pemanfaatan teknologi digital secara aman dan bertanggung jawab.


Sumber Foto: Mahasiswa KKM Kelompok 41

Seminar diawali dengan sambutan dari berbagai pihak, di antaranya Dosen Pembimbing Lapangan Dr. Anton Nasrullah, S.Pd., M.Pd., Dosen Pendamping Lapangan Dr. Oktavianto Setyo Nugroho, Korcam Asnawi, S.H., M.H., serta Kepala Desa Tambiluk, Akhmad Kosim. Kegiatan ini juga dihadiri oleh para Ketua RT, Ketua RW, kader desa, Karang Taruna, tokoh masyarakat, dan warga Desa Tambiluk yang memenuhi aula Kantor Desa.


Ketua KKM UNIBA Kelompok 41 Desa Tambiluk, Sahrul, menyampaikan bahwa seminar ini merupakan bentuk kontribusi nyata mahasiswa dalam memberikan edukasi kepada masyarakat. Menurutnya, tantangan yang dihadapi masyarakat saat ini tidak hanya berkaitan dengan kesehatan, tetapi juga menyangkut keamanan lingkungan serta perkembangan teknologi yang perlu dipahami oleh seluruh lapisan masyarakat.


"Kami berharap seminar ini tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi langkah awal agar masyarakat semakin sadar pentingnya menjaga kesehatan, melindungi diri dari kekerasan seksual, serta lebih bijak dalam menggunakan teknologi digital," ujar Sahrul.


Antusiasme masyarakat terlihat sejak awal hingga akhir kegiatan. Peserta aktif mengikuti pemaparan materi dan berdiskusi bersama narasumber mengenai berbagai persoalan yang sering ditemui di lingkungan sekitar. Suasana yang interaktif membuat seminar berlangsung dinamis dan memberikan wawasan baru bagi masyarakat.


Dalam sambutannya, Kepala Desa Tambiluk, Akhmad Kosim, menyampaikan apresiasi kepada mahasiswa KKM UNIBA Kelompok 41 atas terselenggaranya seminar yang dinilai sangat bermanfaat bagi warga.


Menurutnya, tingginya partisipasi masyarakat menjadi indikator keberhasilan kegiatan. Sekitar 90 persen masyarakat Desa Tambiluk hadir dan mengikuti seminar hingga selesai. Hal tersebut menunjukkan bahwa tema yang diangkat sangat relevan dengan kebutuhan masyarakat.


"Kegiatan ini sangat luar biasa. Saya melihat antusiasme masyarakat begitu tinggi, bahkan hampir 90 persen warga hadir. Artinya, masyarakat memang membutuhkan edukasi seperti ini. Saya berharap seminar dengan tema kesehatan, perlindungan terhadap kekerasan seksual, dan keamanan digital dapat terus dilaksanakan secara rutin karena persoalan-persoalan tersebut masih sering kita temui di Desa Tambiluk," ujar Akhmad Kosim.


Ia juga memberikan apresiasi kepada seluruh mahasiswa KKM Kelompok 41 yang telah bekerja keras mulai dari tahap perencanaan hingga pelaksanaan kegiatan. Menurutnya, mahasiswa tidak hanya menjalankan program pengabdian kepada masyarakat, tetapi juga mampu menghadirkan manfaat yang dirasakan secara langsung oleh warga.


Sementara itu, Dosen Pembimbing Lapangan Dr. Anton Nasrullah, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan seperti ini menjadi bukti bahwa mahasiswa mampu mengimplementasikan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah dalam bentuk pengabdian kepada masyarakat. Hal senada disampaikan oleh Dr. Oktavianto Setyo Nugroho yang berharap sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah desa dapat terus terjalin melalui berbagai program yang memberikan dampak positif bagi masyarakat.


Melalui seminar ini, mahasiswa KKM UNIBA Kelompok 41 berharap masyarakat Desa Tambiluk semakin memahami pentingnya menjaga kesehatan, berani mencegah dan melaporkan tindakan kekerasan seksual, serta mampu memanfaatkan teknologi digital secara cerdas, aman, dan bertanggung jawab.


Kegiatan ini menjadi bukti bahwa kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah desa, dan masyarakat mampu menciptakan ruang edukasi yang bermanfaat. Semangat "Bersama Membangun Masa Depan" diharapkan tidak berhenti pada satu kegiatan, tetapi menjadi langkah bersama dalam mewujudkan Desa Tambiluk yang lebih sehat, aman, dan siap menghadapi perkembangan zaman.