Notification

×

Iklan

KKM 49 Universitas Bina Bangsa Gelar Sosialisasi dan Pelatihan Pengabdian kepada Masyarakat di Pondok Pesantren Karya Mandiri

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 8/08/2026 09:48:00 AM WIB Last Updated 2026-08-08T02:48:32Z

Baros, 6 Agustus 2026 – Kelompok KKM 49 Universitas Bina Bangsa melalui Bidang 2 (Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat, UMKM, Koperasi, dan Ekonomi Kreatif) menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi dan Pelatihan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) pada Kamis, 6 Agustus 2026 di Pondok Pesantren Karya Mandiri, Desa Sukamanah. Kegiatan ini diikuti oleh 30 santri dan bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pengelolaan usaha budidaya ikan lele dan nila melalui pelatihan pembukuan sederhana serta pemanfaatan digital marketing berbasis WhatsApp Business.


Sumber Dokumentasi: KKM 49 Uniba

Pelaksanaan kegiatan menghadirkan dua narasumber, yaitu Tita Puspita, mahasiswa Jurusan Akuntansi sekaligus anggota KKM 49 Universitas Bina Bangsa, serta Ibu Deti Susilawati, S.E., M.Ak, selaku Dosen Pembimbing Lapangan Kelompok KKM 49 Universitas Bina Bangsa. Kegiatan didukung oleh mahasiswa KKM sebagai pelaksana sehingga proses penyampaian materi dan praktik dapat berjalan dengan baik.


Materi pertama disampaikan oleh Tita Puspita mengenai pelatihan pembukuan sederhana dalam pengelolaan usaha budidaya ikan lele dan nila. Pada sesi ini, peserta diberikan pemahaman mengenai pentingnya pencatatan keuangan usaha, mulai dari pencatatan modal, pemasukan, pengeluaran, hingga perhitungan keuntungan. Materi ini bertujuan agar santri mampu mengelola keuangan usaha secara lebih tertib, transparan, dan berkelanjutan.


Selanjutnya, materi kedua disampaikan oleh Ibu Deti Susilawati, S.E., M.Ak mengenai digital marketing berbasis WhatsApp Business. Dalam penyampaiannya, peserta dikenalkan pada berbagai fitur WhatsApp Business, seperti pembuatan katalog produk, profil usaha, pesan otomatis, serta strategi promosi yang efektif untuk memperluas jangkauan pemasaran hasil budidaya ikan.


Kegiatan PKM ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan santri dalam melakukan pembukuan sederhana dan mengelola keuangan usaha budidaya ikan lele dan nila, sekaligus membekali mereka dengan kemampuan digital marketing melalui WhatsApp Business. Selain itu, kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kemampuan santri dalam mempromosikan dan memperluas pemasaran hasil budidaya ikan serta menumbuhkan kemandirian dan jiwa kewirausahaan dalam mengembangkan usaha.


Dalam kesempatan tersebut, Ibu Deti Susilawati, S.E., M.Ak menyampaikan, “Pembukuan sederhana sangat penting bagi pelaku usaha karena dapat membantu mengetahui kondisi keuangan usaha secara jelas. Selain itu, pemanfaatan WhatsApp Business dapat menjadi sarana pemasaran yang mudah digunakan dan tidak membutuhkan biaya besar. Dengan menguasai kedua keterampilan tersebut, santri diharapkan mampu mengelola dan mengembangkan usaha budidaya ikan lele dan nila secara lebih mandiri.”


Selama kegiatan berlangsung, para santri menunjukkan antusiasme yang tinggi dengan aktif mengikuti pemaparan materi, berdiskusi, serta mempraktikkan langsung cara membuat pembukuan sederhana dan menggunakan fitur-fitur WhatsApp Business. Interaksi yang terjalin antara narasumber dan peserta menciptakan suasana pelatihan yang komunikatif dan memberikan pengalaman belajar yang aplikatif.


Melalui kegiatan ini, santri memperoleh peningkatan pengetahuan dan keterampilan dalam mengelola usaha budidaya ikan lele dan nila. Mereka mampu memahami dan mempraktikkan pembukuan sederhana, seperti mencatat pemasukan, pengeluaran, modal, serta keuntungan usaha. Selain itu, santri juga memperoleh keterampilan dalam memanfaatkan WhatsApp Business untuk membuat katalog produk, menyusun materi promosi, dan berkomunikasi dengan pelanggan secara lebih profesional. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa santri semakin memahami pentingnya pengelolaan keuangan dan pemasaran digital sebagai upaya meningkatkan efektivitas serta mengembangkan usah budidaya ikan secara mandiri dan berkelanjutan.


Melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini, KKM 49 Universitas Bina Bangsa berharap ilmu dan keterampilan yang diberikan dapat menjadi bekal bagi para santri untuk mengembangkan usaha budidaya ikan dengan pengelolaan keuangan yang lebih baik serta strategi pemasaran yang lebih luas. Sinergi antara perguruan tinggi, pondok pesantren, dan masyarakat diharapkan terus terjalin dalam menciptakan sumber daya manusia yang mandiri, produktif, dan berjiwa wirausaha.