Notification

×

Iklan

Jalan Rusak di Kampung Wirasinga, Pandeglang: Infrastruktur yang Menanti Perhatian Pemerintah

Rabu, 28 Oktober 2026 | 10/28/2026 09:42:00 AM WIB Last Updated 2026-10-28T04:24:44Z

Penulis: Tatu Azahra

Nama          : Tatu azahra

NIM            : 251092100274

Prodi           : Administrasi Negara

Semester     : 3 ( Tiga )

Mata Kuliah Teori Sosial Indonesia

Dosen Pengampu Angga Rosidin, S.I.P.,M.A.P 

Univesitas Pamulang PSDKU Serang


Infrastruktur Dasar, Kebutuhan Masyarakat

Jalan merupakan infrastruktur penting yang menunjang aktivitas masyarakat, mulai dari bekerja, bersekolah, hingga mengakses fasilitas kesehatan. Namun, kondisi jalan yang rusak masih menjadi persoalan yang perlu mendapat perhatian, termasuk di Kampung Wirasinga, Kabupaten Pandeglang, Banten.


Kerusakan jalan bukan sekadar persoalan kenyamanan. Jalan berlubang dan permukaan yang tidak rata dapat menghambat perjalanan serta meningkatkan risiko kecelakaan, terutama ketika hujan membuat lubang sulit terlihat. Kondisi tersebut juga berpotensi mengganggu aktivitas ekonomi dan mobilitas warga.


Tanggung Jawab Pemerintah Dipertanyakan

Persoalan ini perlu menjadi perhatian pemerintah dan instansi terkait. Infrastruktur jalan merupakan bagian dari pelayanan publik yang harus dikelola sesuai kewenangan dan kebutuhan masyarakat.


Pemerintah perlu memastikan kondisi jalan melalui pemeriksaan langsung, menentukan pihak yang bertanggung jawab, serta menyusun langkah perbaikan berdasarkan tingkat kerusakan dan urgensinya.


Jika perbaikan permanen belum dapat dilakukan, penanganan sementara pada bagian yang berbahaya perlu dipertimbangkan untuk mengurangi risiko bagi pengguna jalan.


Masyarakat juga membutuhkan kejelasan mengenai tindak lanjut persoalan ini. Keterbukaan informasi mengenai rencana perbaikan dan kendala yang dihadapi akan membantu membangun kepercayaan antara warga dan pemerintah.


Jangan Abaikan Aspirasi Warga

Warga merupakan pihak yang merasakan langsung dampak kondisi jalan setiap hari. Karena itu, keluhan dan aspirasi masyarakat seharusnya menjadi bahan pertimbangan dalam menentukan prioritas pembangunan.


Pemerintah desa dan instansi terkait perlu membuka ruang pengaduan serta memastikan laporan kerusakan ditindaklanjuti. Di sisi lain, masyarakat dapat berpartisipasi dengan menyampaikan informasi dan dokumentasi kondisi jalan secara bertanggung jawab.


Perbaikan infrastruktur juga perlu dilakukan secara transparan dan disertai pemeliharaan berkala agar kerusakan serupa tidak terus berulang.


Menunggu Tindakan Nyata

Kondisi jalan di Kampung Wirasinga, Kabupaten Pandeglang, perlu mendapat perhatian melalui pemeriksaan lapangan dan penanganan sesuai kewenangan pihak terkait.


Masyarakat tidak hanya membutuhkan rencana pembangunan, tetapi juga kejelasan mengenai langkah yang akan dilakukan untuk menjawab kebutuhan mereka.


Pada akhirnya, jalan yang layak bukan sekadar fasilitas fisik, melainkan bagian penting dari keselamatan, kelancaran aktivitas, dan kesejahteraan masyarakat.


Pembangunan yang baik bukan hanya tentang apa yang direncanakan pemerintah, tetapi juga tentang manfaat nyata yang dapat dirasakan masyarakat.