Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Bahu Jalan Tertutup Rumput Tinggi, Warga Minta DPUPR Kab Serang Segera Bersihkan

Senin, 20 September 2021 | September 20, 2021 WIB Last Updated 2021-09-19T19:24:30Z


SwaraBanten
- Sepertinya, hak pejalan kaki belum begitu penting dimata penyelenggara jalan. Itu pula yang nampak di ruas jalan Petir - Cikeusal, yang pemeliharaannya menjadi kewajiban Pemerintah Kabupaten Serang.

Pantauan SwaraBanten.com pada Minggu (19/09/2021), di ruas jalan tersebut hak pejalan kaki seperti terabaikan. Pasalnya, bahu jalan yang bisa digunakan pejalan kaki, tertutupi rumput ilalang dengan ketinggian sekita 2 meteran.

Kondisi tersebut, tentu saja menjadi keluhan bagi para pejalan kaki yang melintas di ruas jalan tersebut.

Sumber warga menyebut, di ruas jalan tersebut memang sudah lama tak ada pemeliharaan dari Pemkab Serang, dalam hal ini Dinas Pekerjaan Umum Dan Penataan Ruang(PUPR).

Romdowi, warga kampung Bojong Waliwis Desa Mekar Baru Kecamatan Petir, mengaku herang dengan kondisi yang ada. Ia pun menyayangkan, Dinas PUPR Kabupaten Serang seperti tak melakukan pemeliharaan di ruas jalan tersebut.

"Padahal, anggaran pemeliharaan jalan ataupun bahu jalan, mungkin sudah dianggarkan setiap tahunnya oleh dinas. Tetapi kenapa rumput-rumput dibiarkan semakin tinggi?" tanya Romdowi.

Romdowi pun menyatakan kekhawatirannya, karena bila tak segera dilakukan pembersihan rumput, tak menutup kemungkinan menjadi ancaman bagi pejalan kaki.

"Bila rumputnya dibiarkan meninggi seperti itu, dikhawatirkan masyarakat pada saat jalan kaki, terserempet kendaraan. Selain jalannya sempit, saat ada kendaraan roda empat berpapasan dengan kendaraan lain, pejalan kaki tidak bisa menghindar ke bahu jalan, karena rumputnya sudah tinggi," ujar Romdowi

Untuk itu, Romdowi berharap kepada dinas terkait, secepatnya membersihkan rumput-rumput yang berada di kiri kanan bahu jalan.

"Selain untuk keselamatan pejalan kaki, Kalau sudah dibersihkan penglihatan juga lebih leluasa, karena tidak terhalang oleh rumput yang sudah semakin tinggi," imbuhnya. (K-Chong)

×
Berita Terbaru Update