Inspirasi Ibunda dan Dukungan Suami, Kini Lina Wati Emban Jabatan Dekan Fisip UNIS

Posted by On September 04, 2021


SwaraBanten - 
Lina Wati, S. Sos, Mikom, dilantik menjadi Dekan Fakultas Ilmu sosial dan Ilmu Politik Universitas Islam Syaikh Yusuf (Fisip Unis) Tangerang pada Jumat 3 September 2021.

Ia kelahiran Tangerang 37 tahun lalu terpilih sebagai dekan termuda dalam pemilihan Dekan Fakultas Ilmu sosial dan Ilmu Politik Universitas Islam Syaikh Yusuf (Unis) Tangerang yang di selenggarakan beberapa bulan yang lalu.

Lina Wati yang kerap disapa Lina ini bisa dikatakan sebagai Dekan Termuda di Kampus Tertua di Banten, memiliki prestasi yang cukup gemilang.

Sebelumnya, Lina Wati menjabat sebagai Kepala Program Studi (Kaprodi) Fakultas Ilmu sosial dan Ilmu Politik Universitas Islam Syaikh Yusuf (Unis) Tangerang.

Dalam kepemimpinannya, pihaknya mendukung program pemerintah Merdeka Belajar – Kampus Merdeka, merupakan kebijakan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi yg bertujuan mendorong mahasiswa untuk menguasai berbagai keilmuan yang berguna untuk memasuki dunia kerja.

Upaya itu dalam mendorong dan memastikan Fakultas Ilmu sosial dan Ilmu Politik Universitas Islam Syaikh Yusuf (Unis) Tangerang memasuki revolusi 4.0 yang sudah mengarah digital.

''Dengan adanya pandemi Covid -19, momentum tranformasi digital yang lebih cepat sehingga dosen – dosen bisa lebih lihai menggunakan teknologi. Padahal sebelum pandemi, pembelajaran lewat teknologi (e-learning) sulit diterapkan sepenuhnya oleh Indonesia, tapi pandemi telah memaksa sektor pendidikan termasuk Kampus Unis Tangerang bersasis digital, kecuali mata kuliah yang memerlukan praktek," imbuh Lina.

Lina Wati yang terlahir dari pasangan Sobri Alamsyah dan Saminah ini, akan berupaya mengabdi yang terbaik kepada institusi dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.

Ketika ditanya siapa yang menjadi insfirasi dari kerja dan pengabdiannya selama ini, ia menjelaskan Selama ini, ia bekerja terinspirasi dari sosok Ibundanya yang terkenal rajin, ulet dan sabar tanpa kenal lelah untuk mencari rizki dalam membesarkan anak anaknya bahkan sampai keperguruan tinggi.

Pelajaran hidup Ibundanya, sungguh berharga sejak bekerja hingga menjadi inspirasi kerja dan pengabdiannya untuk lebih manfaat terhadap sesamanya. Dimulai sejak ia pernah menjadi Guru Sekolah Dasar Negri (SDN) Jurumudi, sampai menjadi Dosen di kampus Unis Tangerang(2013-sekarang).

"Bagi saya ibu adalah inspirasi kerja dan pengabdian saya dimanapun, tanpa harus melihat siapapun. Karena sejatinya kerja dan pengabdian kita, semata mata hanya mengharap Ridho dari Allah Swt.
Ibu saya selalu mengingatkan bekerjalah dengan ikhlas dan tulus agar bisa bermanfaat untuk manusia, dan biarlah Allah dan Rasululnya saja yang melihat kerja dan pengabdian kita jangan sekali kali ingin di puji oleh manusia apalagi sampai ingin di hormati". Itu lah pesan ibu saya yang selalu saya ingat sampai sekarang. Sahut Lina.

Selain sosok ibundanya yang selalu mendukung dan mensuport setiap langkahnya adalah sosok suami tercintanya odie El Hasan.
"Dia lah suami tercinta saya yang selalu mensuport apapun kegiatan saya asal untuk bisa bermanfaat. Bahkan ketika saya berada di titik nadir keputus asaan suami lah yang meneguhkan saya dengan petuah dan jiwa patriotismenya dengan Cinta dan kasih sayang yang selalu membuat saya tetap berdiri tegar meski banyak ombak yang menghantam. Terima kasih Allah mengirim dia untuk saya,'' tambah Lina.
Lina Wati menempuh pendidikan Madrasah Ibtidaiyah (MI) Raudatul Islamiyah Kebon Besar Batu ceper, MAN Buntet Pesantren Cirebon (2003) kemudian melanjutkan Prodi S1 Ilmu Komunikasi Penyiaran Islam UIN Jakarta (2007), Magister Ilmu Komunikasi Universitas Mercu buana (2014) dan kini sedang aktif sebagai Mahasiswa Program Studi Doktor Ilmu Komunikasi Universitas Padjajaran (UNPAD).

Lina Wati Mengawali karirnya sebagai Dosen biasa (2013) Sekprodi (2013 — 2017), Ka prodi (2017-2021) Dekan (2021 — 2025 saat ini).

Diluar jabatan tersebut ternyata sosok yg sering disapa Lina ini, dilingkungan tempat tinggalnya ini juga dipercayai dalam memimpin beberapa organisasi, seperti menjadi Ketua Fatayat NU Kecamatan Benda Kota Tangerang, Pengurus Ikatan Cendekiawan Muslim Se-Indonesia (ICMI), dan lainnya

Baginya Organisasi adalah bagian tak terpisahkan dalam bermasyarakat dan bergaul dengan banyak orang. Sahut Lina yang juga pernah Ikut LK HMI Ciputat semasa kuliah dulu.

Terakhir Lina Wati memohon doa dukungan kepada semuanya para sahabat handai tauladan terutama  jajaran Yayasan dan pimpinan Kampus Unis Tangerang agar di masa kepemimpinannya menjadi Dekan moga Manfaat, Maslahat dan Amanat. (*/sp)

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »