SWARABANTEN - Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTSN) 1 Padang Lawas, Sumatra Utara, mulai menerapkan Mata Pelajaran Coding untuk mengasah logika dan pola pikir peserta didik.
Penerapan mata pelajaran tersebut ditunjukkan melalui kegiatan praktik pemrograman yang diikuti siswa kelas IX.
Dalam pembelajaran ini, siswa langsung mempraktikkan penulisan coding secara mandiri dengan pendampingan guru.
“Mata pelajaran coding ini kami terapkan untuk membiasakan siswa berpikir runtut, logis, dan mampu menyelesaikan persoalan secara sistematis,” ujarnya Kamis (15/1/2026).
Pembelajaran diarahkan untuk melatih kemampuan memecahkan masalah, menyusun logika, serta memahami hubungan sebab-akibat melalui rangkaian perintah yang dijalankan oleh komputer.
Dalam praktiknya, siswa mempelajari struktur dasar pemrograman menggunakan bahasa C++, mulai dari perintah input–output, percabangan (branching), hingga perulangan (looping).
Materi disusun bertahap agar siswa mampu menuangkan alur logika ke dalam bentuk program yang dapat dieksekusi.
Pelaksanaan Mata Pelajaran Coding di MTsN 1 Padang Lawas merujuk pada Keputusan Menteri Agama (KMA) Nomor 1503 Tahun 2025 tentang Mata Pelajaran Coding dan Kecerdasan Artifisial.
Kebijakan tersebut menjadi acuan madrasah dalam mengembangkan pembelajaran berbasis teknologi digital sesuai jenjang pendidikan.
Mahyarni Junida menambahkan, madrasah memberikan dukungan penuh terhadap penguatan pembelajaran berbasis teknologi.
“Kami terus mendorong peningkatan sarana pendukung serta kapasitas guru agar pembelajaran coding berjalan optimal dan memberi manfaat nyata bagi siswa,” katanya.
Guru pengampu Mata Pelajaran Coding, Awal Panusunan Hasibuan, menjelaskan bahwa bahasa C++ dipilih sebagai dasar karena menekankan penguatan logika pemrograman.
“C++ menjadi fondasi yang baik untuk melatih pola pikir komputasional siswa sebelum mereka mengenal teknologi yang lebih kompleks,” jelasnya.
Melalui pembelajaran tersebut, siswa telah mampu menghasilkan program sederhana yang fungsional.
“Siswa sudah bisa membuat program kalkulator sederhana dan program shutdown otomatis pada laptop. Dari sini mereka belajar bahwa logika yang disusun bisa diwujudkan menjadi aplikasi nyata,” ungkap Awal.
Menurutnya, manfaat utama Mata Pelajaran Coding bukan hanya penguasaan teknologi, tetapi pembentukan cara berpikir.
“Yang paling penting adalah logika, ketelitian, dan kemampuan memecahkan masalah. Itu menjadi bekal jangka panjang bagi siswa, apa pun bidang yang mereka tekuni kelak,” pungkasnya.**
