SWARABANTEN - Memastikan penanganan darurat bencana berjalan optima, Kolonel Arm Oke Kistiyanto, Dandim 0602/Serang, turun langsung ke lapangan untuk meninjau wilayah-wilayah yang terdampak banjir di wilayah Kodim 0602/Serang.
Peninjauan ini juga untuk menilai tingkat kerusakan dan kebutuhan mendesak warga di Desa Cigelam, Kecamatan Ciruas, Kabupaten Serang, Sabtu (3/1/2026).
Dandim melihat secara detail kondisi lapangan, berdialog dengan aparat setempat, serta memperoleh gambaran awal tentang sebaran genangan dan dampaknya terhadap masyarakat di wilayah tersebut.
Usai dari Kasemen, Dandim langsung bergeser ke wilayah Kabupaten Serang, tepatnya di Kecamatan Ciruas.
Lokasi ini menjadi salah satu titik prioritas peninjauan mengingat dilaporkan mengalami genangan air yang signifikan.
Kedatangan Dandim di Ciruas disambut dan didampingi oleh sejumlah pejabat teritorial setempat.
Dalam peninjauan di Ciruas, Kolonel Arm Oke Kistiyanto didampingi oleh Camat Ciruas, Danramil 0602-16/Ciruas Kapten Inf Afendi, Kades Cigelam, serta Babinsa setempat.
Pendampingan ini memungkinkan terjadinya koordinasi yang solid dan pembahasan solusi berdasarkan data aktual dari tiap tingkatan pemerintahan dan aparat kewilayahan.
"Pada titik yang terdampak parah, khususnya di Desa Cigelam, Kecamatan Ciruas, ketinggian air mencapai 80 hingga 90 sentimeter," kata Kolonel Arm Oke Kistiyanto.
Genangan setinggi hampir satu meter ini telah mengakibatkan sejumlah rumah terendam dan aktivitas warga terhambat, sehingga memerlukan respons cepat untuk evakuasi dan distribusi bantuan.
Melalui peninjauan langsung ini, Dandim 0602/Serang berkomitmen untuk memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dan seluruh komponen masyarakat.
"Langkah ini diharapkan dapat mempercepat proses penanggulangan bencana, memulihkan kondisi wilayah, serta meringankan beban warga terdampak banjir di wilayah Kota dan Kabupaten Serang," imbuh Dandim.*
