SWARABANTEN - Kepala cabang PDAM Malingping, Aa Syamsudin, membenarkan adanya gangguan pendistribusian Air besih di wilayah kerjanya.
Penyebab utamanya sebanyak 8 titik mengalami kebocoran akibat adanya galian kabel Perusahan listrik negara ( PLN) yang dikerjakan pihak vendor PT azzura dwi utama.
"Hampir dipastikan untuk wilayah kecamatan Cijaku di blok kandangsapi 1, kandangsapi 2, cireret, Neglasari, ciburuluk, dan kadujajar itu terganggu dan untuk wilayah kecamatan Malingping yaitu blok kadujajar 1, kadujajar 2, warunghaseum dan sawahbaru" kata syamsudin, Selasa ( 21/7/2026).
Menurut Syamsudin, PDAM sudah berusaha untuk meminta pertanggungjawaban pihak vendor dari PLN namun hingga saat ini belum ada jawaban pasti.
Sementara kerusakan pada galian itu ada 8 titik kerusakan pada vipa yang harus diganti.
"Kita sudah sampaikan akibat dari galian kabel yang dilakukan pihak vendor, selain komunikasi pihaknya juga berkirim surat tapi belum diindahkan sampai saat ini. Sehingga pelanggan banyak dirugikan akibat pekerjaan ini," pungkasnya.*
