Pandeglang – Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Kelompok 66 Universitas Bina Bangsa (UNIBA) menyelenggarakan Program Bimbingan Calistung (Membaca, Menulis, dan Berhitung) bagi anak-anak TK hingga SD di Kampung Banjar, Desa Banjar, Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang. Kegiatan ini dilaksanakan setiap hari senin sampai kamis pukul 16.00–17.00 WIB di rumah Ketua RW 03 sebagai pusat belajar anak-anak di lingkungan setempat.
Program ini bertujuan memanfaatkan waktu luang anak-anak pada sore hari agar tidak hanya digunakan untuk bermain, tetapi juga diisi dengan kegiatan belajar yang menyenangkan, interaktif, dan bermanfaat. Melalui pendampingan yang dilakukan mahasiswa KKM, anak-anak memperoleh kesempatan untuk mengembangkan kemampuan dasar membaca, menulis, dan berhitung sesuai dengan tingkat kemampuannya masing-masing.
Dalam pelaksanaannya, mahasiswa menggunakan berbagai media pembelajaran, seperti flashcard, puzzle huruf, kegiatan mewarnai huruf dan angka, latihan membaca, menulis, berhitung, serta latihan mendikte. Selain itu, pembelajaran juga memanfaatkan media digital berupa video edukatif dan materi interaktif yang ditampilkan melalui telepon genggam maupun perangkat pendukung lainnya. Pemanfaatan media digital tersebut bertujuan meningkatkan minat belajar anak sehingga proses pembelajaran menjadi lebih menarik, menyenangkan, dan mudah dipahami.
Koordinator Bidang Pendidikan KKM Kelompok 66, Cindy Nataziah Putri, menjelaskan bahwa program ini tidak hanya berfokus pada peningkatan kemampuan calistung, tetapi juga memberikan ruang belajar yang positif bagi anak-anak setelah pulang sekolah.
"Kami ingin menghadirkan ruang belajar yang menyenangkan bagi anak-anak. Melalui perpaduan media pembelajaran konvensional dan media digital, kami berharap anak-anak semakin tertarik untuk belajar serta mampu meningkatkan kemampuan membaca, menulis, dan berhitung secara bertahap sesuai dengan kebutuhannya,"_ ungkap Cindy.
Program tersebut mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Ibu RW 03 mengaku senang rumahnya dimanfaatkan sebagai tempat belajar bagi anak-anak.
"Saya senang kalau rumah saya dipakai untuk kegiatan anak-anak belajar. Semoga kegiatan seperti ini terus memberikan manfaat bagi mereka," ujarnya.
Salah satu orang tua peserta didik, Ibu Yuli, juga mengungkapkan bahwa anaknya mulai menunjukkan perkembangan sejak mengikuti kegiatan tersebut.
"Alhamdulillah semenjak ada les calistung, ada perubahan pada kemampuan membaca, menulis, dan berhitung anak saya. Kalau belajar di rumah biasanya susah sekali diajak membaca, tetapi sekarang sudah mulai ada perkembangan,"_ tuturnya.
Hal serupa disampaikan oleh Ibu Ati, orang tua dari peserta didik yang menilai kegiatan ini memberikan dampak positif bagi anak-anak.
"Saya senang ada les calistung jam empat sore karena waktu bermain anak-anak jadi dimanfaatkan untuk belajar. Kegiatannya sangat positif dan membuat anak saya semakin semangat untuk belajar,"_ katanya.
Melalui program Bimbingan Calistung ini, Mahasiswa KKM Kelompok 66 Universitas Bina Bangsa berharap dapat membantu meningkatkan kemampuan literasi dan numerasi anak-anak di Desa Banjar, sekaligus menumbuhkan kebiasaan belajar yang positif melalui pembelajaran yang kreatif, interaktif, dan memanfaatkan perkembangan teknologi sebagai media pendukung.