Notification

×

Iklan

Sertifikat UI GreenMetric Berhasil Diraih UIN Siber Cirebon

Selasa, 28 Juli 2026 | 7/28/2026 08:39:00 PM WIB Last Updated 2026-07-28T13:39:22Z


SWARABANTEN -
Capaian baru dalam pengembangan kampus berkelanjutanm berhasil diraih Universitas Islam Negeri (UIN) Siber Syekh Nurjati Cirebon.

Kampus ini menerima Certificate of Compliance UI GreenMetric dengan predikat Three Trees Rating (3 Pohon) pada penutupan rangkaian The 3rd Assessment Meeting UI GreenMetric Service Packages.

Predikat 3 Pohon menjadi capaian yang dinilai menggembirakan mengingat UIN Siber Cirebon baru memasuki tahap awal pendampingan UI GreenMetric.

Penilaian tersebut menunjukkan komitmen kampus dalam membangun tata kelola lingkungan yang berkelanjutan sekaligus memperkuat transformasi menuju green campus.

Asesor UI GreenMetric, Dr. Nyoman Swarta, mengatakan capaian tersebut merupakan hasil dari komitmen kuat pimpinan dan seluruh sivitas akademika dalam menerapkan prinsip keberlanjutan.

Menurutnya, predikat Three Trees Rating merupakan hasil yang sangat baik bagi perguruan tinggi yang baru mengikuti program pendampingan.

"Kami melihat keseriusan universitas membangun sistem keberlanjutan yang tidak hanya bersifat administratif, tetapi diwujudkan melalui berbagai implementasi nyata di lingkungan kampus," ujarnya.

Untuk diketahui, Sertifikat tersebut diserahkan tim asesor UI GreenMetric, Dr. Nyoman Swarta, S.T., M.T., M.Agr. dan Dr. Abellia Anggi Wardani, S.Hum., M.A., kepada Rektor UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Prof. Dr. H. Aan Jaelani, M.Ag., disaksikan jajaran pimpinan universitas, dekan, kepala unit, serta Tim UI GreenMetric UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon.

Tata Kelola Lingkungan

Sementara itu, Dr. Abellia Anggi Wardani menilai perubahan fisik maupun tata kelola lingkungan kampus terlihat signifikan dibandingkan sebelumnya.

Saat mengikuti campus tour, tim asesor melihat kawasan hijau semakin tertata, fasilitas pendukung keberlanjutan terus berkembang, serta suasana kampus menjadi lebih nyaman.

"Ini menunjukkan visi sustainability benar-benar dijalankan secara konsisten," katanya.


Transformasi Cyber Islamic University

Rektor UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Prof. Aan Jaelani, menyampaikan rasa syukur atas penghargaan tersebut. Menurutnya, capaian ini menjadi bukti bahwa pengembangan kampus hijau merupakan bagian integral dari transformasi UIN Siber Cirebon sebagai Cyber Islamic University.

"Alhamdulillah, penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola lingkungan kampus. Green Campus bukan sekadar mengejar pemeringkatan, tetapi menjadi bagian dari transformasi UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon sebagai Cyber Islamic University yang mengintegrasikan teknologi digital, inovasi, dan prinsip pembangunan berkelanjutan dalam seluruh aspek pengelolaan kampus," ujar Prof. Aan.

Ia menambahkan, seluruh rekomendasi yang diberikan asesor akan menjadi pijakan dalam menyusun langkah strategis untuk meningkatkan capaian pada asesmen UI GreenMetric berikutnya.

Dalam evaluasi, tim UI GreenMetric memberikan sejumlah rekomendasi agar UIN Siber Cirebon dapat meningkatkan performa pada pemeringkatan mendatang.

Pertama, kampus didorong mempercepat pemanfaatan energi terbarukan melalui perluasan pemasangan panel surya, pengembangan energi alternatif seperti biodigester, tenaga angin maupun mikrohidro, serta mendorong hasil riset energi terbarukan menjadi inovasi yang bernilai ekonomi.

Selain itu, asesor juga menyarankan dilakukannya audit energi untuk meningkatkan efisiensi penggunaan listrik di seluruh kawasan kampus.

Kedua, pembangunan infrastruktur kampus diharapkan semakin mengintegrasikan konsep smart building, green technology, bangunan hemat energi, serta menjaga keseimbangan antara pembangunan fisik dan ruang terbuka hijau.

Ketiga, aspek transportasi ramah lingkungan perlu diperkuat melalui pembatasan kendaraan berbahan bakar fosil di kawasan kampus, penambahan kendaraan listrik, pengembangan sistem mobilitas hijau, hingga optimalisasi ruang terbuka hijau.

Selain memberikan rekomendasi, asesor juga mengapresiasi sejumlah inovasi yang telah dikembangkan UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon.

Salah satunya adalah Aviary, yang dinilai memiliki potensi besar menjadi pusat konservasi keanekaragaman hayati apabila dikembangkan dengan orientasi ekologis jangka panjang.

"Aviary bukan hanya menjadi pelengkap penilaian, tetapi dapat dikembangkan sebagai pusat konservasi flora dan fauna lokal sehingga memberikan manfaat nyata bagi lingkungan dan pendidikan," kata Dr. Abellia.

Tim asesor juga menaruh perhatian terhadap Cyber Water, produk air minum hasil kolaborasi kampus dengan mitra industri.

Menurut Dr. Nyoman, pengembangan Cyber Water memiliki peluang besar untuk ditingkatkan melalui riset dan inovasi hingga ke depan kampus mampu membangun sistem produksi air minum secara mandiri sebagai bagian dari ekosistem kampus berkelanjutan.

Perolehan Certificate of Compliance dengan predikat Three Trees Rating menjadi tonggak penting bagi UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dalam memperkuat transformasi sebagai perguruan tinggi berbasis digital yang juga berorientasi pada pembangunan berkelanjutan.**